Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Ribuan Tembolak Beak Penuhi Jalanan Lombok Timur
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Timur-Reportase7.com
Pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum refleksi dan hijrah menuju kondisi yang lebih baik bagi masyarakat maupun pemerintah. Semangat tersebut mengemuka dalam kegiatan doa bersama akhir tahun dan awal tahun yang digelar di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Senin 15 Juni 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Festival 1 Muharram 1448 Hijriah itu dihadiri Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya. Acara tersebut juga menandai tahun kedua perjalanan pemerintahan pasangan Bupati H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya dalam mengemban Amanah diKabupaten Lombok Timur.
Usai pembacaan doa akhir tahun, Wakil Bupati menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diraih daerah, salah satunya prestasi Kafilah Lombok Timur pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI tingkat Provinsi NTB.
Kabupaten Lombok Timur berhasil mencatat peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan pelaksanaan MTQ sebelumnya. Tahun ini, kafilah Lombok Timur mampu menembus final pada 21 cabang lomba dan menempati posisi kedua setelah tuan rumah Lombok Tengah yang masuk final pada 31 cabang lomba.
"Kita patut bersyukur. Artinya peningkatan ini cukup besar dan merupakan bagian dari apa yang kita peringati malam ini. Kita berhijrah menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya," ujar Edwin di hadapan jamaah dan tamu undangan.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan prestasi tersebut tidak terlepas dari perubahan pola pembinaan yang dilakukan selama ini. Selain itu, keseriusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dalam mempersiapkan peserta juga dinilai semakin baik dari tahun ke tahun.
Dalam kesempatan itu, Edwin juga menegaskan bahwa tradisi doa akhir tahun dan awal tahun memiliki makna mendalam sebagai simbol hijrah.
"Kami berharap ke depan dapat membawa lebih banyak kemajuan bagi Lombok Timur. Meski masih ada berbagai keterbatasan dan kekurangan, kami akan terus berupaya memperbaikinya," katanya.
Ia menambahkan, bersama Bupati Haerul Warisin dan seluruh organisasi perangkat daerah, pemerintah daerah berkomitmen mewujudkan visi pembangunan Lombok Timur yang SMART, yakni Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan.
Berbagai kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan pemerintah daerah merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi religius tersebut. Penguatan LPTQ, penyelenggaraan berbagai lomba keagamaan, hingga pendekatan kepada pondok pesantren menjadi langkah nyata yang terus dilakukan.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga tetap fokus mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelaksanaan berbagai program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pengajian hikmah 1 Muharram yang disampaikan TGH. Muzayyin Shobri dan ditutup dengan makan bersama menggunakan 1.448 dulang yang disiapkan masyarakat Desa Pengadangan sebagai simbol kebersamaan menyambut Tahun Baru Hijriah.
Pewarta: RS
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar