Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Sekda Lotim: Momentum Memperkokoh Komitmen Pemerintahan Daerah dalam Memberikan Manfaat Nyata Bagi Masyarakat

Lombok Timur - Reportase7.com

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada Senin (27/04). Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, bertindak sebagai pembina upacara.

Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Hari Otonomi Daerah merupakan momentum penting untuk memperkokoh komitmen seluruh unsur pemerintahan daerah dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat kualitas layanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tahun ini, Hari Otonomi Daerah mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang mengandung pesan mengenai kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal. 

Tema tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mewujudkan Asta Cita sebagai harapan besar bangsa Indonesia.

Sekda Juaini Taofik menyampaikan bahwa Kemendagri menetapkan enam langkah strategis dalam mewujudkan tujuan otonomi daerah. Namun, pada kesempatan tersebut, ia menekankan satu poin krusial, yaitu Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah. 

Menurutnya, hingga saat ini banyak pemerintah daerah masih bergantung pada dana transfer dari pusat, sehingga ruang fiskal daerah menjadi terbatas dan kurang fleksibel dalam merespons kebutuhan pembangunan lokal.

“Lombok Timur termasuk dalam kategori fiskal sedang. Karena itu, kolaborasi dan kerja sama antar daerah menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai persoalan,” tegasnya.

Ia juga memaparkan capaian positif Lombok Timur pada tahun 2025 sebagai refleksi perjalanan otonomi daerah. Lombok Timur berhasil meraih peringkat 4 dari 10 kabupaten/kota di NTB dalam indikator kinerja otonomi daerah. 

"Pertumbuhan ekonomi Lombok Timur menempati posisi kedua di antara 10 kabupaten/kota di NTB," ujar Sekda. 

Sekda menyampaikan bahwa Bupati Lombok Timur hari ini bertolak ke Jakarta untuk menerima beberapa penghargaan prestisius. Salah satunya adalah penghargaan TP2DD, berkat keberhasilan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak dan retribusi melalui transaksi non-tunai, menjadikan Lombok Timur sebagai TP2DD terbaik tahun 2026.

Apresiasi juga diberikan kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang berhasil menempatkan Lombok Timur sebagai yang terbaik di Regional 5, serta kepada Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang membawa Lombok Timur meraih predikat TPKAD terbaik nasional melalui upaya memperkuat keuangan inklusif.

Sekda berharap seluruh capaian tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun 2026. “Yang sudah baik harus terus dijaga dan dipertahankan. Semua ini kita lakukan untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” harapnya. 

Pewarta: RS
Editor: R7 - 01