(Foto: Tim kelola BLUD SMKN 1 Lembar Basaruddin)


Lombok Barat - Reportase7.com

SMKN 1 Lembar, Lombok Barat termasuk salah satu sekolah yang akan menjadi BLUD. Setelah dilakukan penilaian oleh tim verifikasi.

"Ada beberapa produk unggulan di sekolah ini yang menjadi pertimbangan untuk BLUD. Diantaranya dari budidaya udang panami yang jumlahnya hingga 6 kolam (jika dihitung perkolamnya akan menghasilkan 16 juta dalam empat kali setahun)," ujar tim kelola BLUD SMKN 1 Lembar Basaruddin, Jum'at, (08/09/2023).

Kemudian ia menjelaskan selain ada budidaya udang panami, ada juga simulator, yang tarafnya sudah nasional.

Simulator ini bertujuan untuk mendapatkan sertifikat, sebelum bekerja di laut harus memiliki sertifikat terlebih dahulu (mengikuti pelatihan simulator).

Selain itu juga ada, sekolah memiliki bengkel yang terdiri dari mesin-masin pengoperasian kapal (digunakan untuk nelayan jika ada kapalnya yang rusak, bisa diperbaiki di bengkel sekolah ini).

Dijelaskan Badaruddin, keuntungan sekolah ketika sudah BLUD itu seperti penyebaran udang (kalau sebelum masuk ke BLUD, untuk penyebaran udang ini contohnya baru pertama kali) sekolah sudah kerja sama dengan dudi ya. Jadi kalau dihitung hitung sekitar 16 juta per kolam kali 6 itulah jumlah pertahunnya yang akan diperoleh dalam arti sekolah akan mendapatkan profit yang lebih setelah jadi BLUD nanti.

Sementara dampak terhadap siswanya itu, kalau sudah memiliki sertifikat, dari pihak industri akan meminta siswa untuk di pekerjakan diindustri mereka sendiri (contohnya), pungkas Basaruddin.

Sebelumnya Kepala Bidang SMK M. Khairul Ikhwan, mengatakan SMK Negeri 1 Lembar, juga akan diproyeksikan sebagai tempat belajar Kemaritiman SMK se Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lantaran sudah memiliki Ruang Praktek Siswa (RPS) berstandar Industri yang dilengkapi dengan alat simulator pelayaran.

Bahkan nantinya, kata Ikhwan, siswa SMK dari wilayah NTT juga bisa belajar simulator pelayaran di SMKN 1 Lembar. Pasalnya sudah ada alat belajar yang cukup memadai berupa simulator.

"Simulator ini, adalah satu-satunya yang ada di Indonesia bagian timur. Sehingga kemungkinan besar SMK-SMK yang ada di daerah tersebut akan belajar kemaritiman ke SMK Negeri 1 Lembar nantinya," terangnya.

Pewarta: Fitri
Editor: R7 - 01