Angka Kelulusan SMAN 1 Terara Capai 99,6 Persen, Wakasek Kurikulum Ungkap Kriteria Ketat bagi Siswa

Lombok Timur – Reportase7.com

Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Terara secara resmi menetapkan hasil kelulusan bagi siswa kelas XII tahun ajaran 2025/2026. Dari total 422 siswa yang terdaftar, sebanyak 420 siswa dinyatakan lulus, sehingga angka persentase kelulusan tahun ini berada di angka 99,6 persen.

​Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Terara, Lalu Irpahlan, menegaskan bahwa penentuan kelulusan ini didasarkan pada kriteria yang objektif dan mencakup seluruh aspek penilaian, baik akademik maupun non-akademik.

​Meskipun mayoritas siswa berhasil lulus, terdapat dua siswa yang dinyatakan tidak memenuhi syarat kelulusan. Lalu Irpahlan menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena adanya pelanggaran terhadap kriteria utama yang telah ditetapkan sekolah.

​"Berdasarkan hasil rapat pleno, ada dua siswa yang tidak bisa kami nyatakan lulus. Hal ini dikarenakan mereka tidak mengikuti proses penilaian semester dan ujian sekolah hingga selesai," jelas Lalu Irpahlan secara transparan, Minggu 10 Mei 2026.

​Selain faktor teknis ujian, ia membeberkan tiga alasan utama yang membuat kedua siswa tersebut gugur:
• ​Ketidakhadiran di Atas 25 Persen: Siswa yang bersangkutan memiliki catatan absensi (alpa) yang melebihi batas toleransi, yakni di atas 25 persen dari total hari efektif.
• ​Tidak Mengikuti Semester: Siswa tidak berpartisipasi dalam rangkaian ujian semester yang menjadi syarat akumulasi nilai rapor.
• ​Penilaian Sikap: Berdasarkan evaluasi guru bimbingan konseling dan dewan guru, poin penilaian sikap kedua siswa tersebut tidak mencapai batas minimal kelulusan.

​Lalu Irpahlan menyampaikan bahwa aturan ini ditegakkan untuk menjaga kualitas pendidikan di SMAN 1 Terara. Menurutnya, kelulusan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud dari kedisiplinan dan karakter yang baik selama di sekolah.

​"Kami ingin memastikan bahwa lulusan SMAN 1 Terara adalah pribadi yang siap secara mental dan akademik. Kedisiplinan kehadiran dan etika adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam standar pendidikan kami," tegasnya.

​Bagi 420 siswa yang telah dinyatakan lulus, pihak sekolah menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan membawa nama baik almamater.

​Pihak sekolah juga mengimbau agar para siswa merayakan keberhasilan ini dengan rasa syukur dan tetap menjaga ketertiban umum, tanpa melakukan perayaan yang berlebihan.

Pewarta: Yola
Editor: R7 - 01