Perkuat Tata Kelola Organisasi, Dinkes KSB Gelar Pembinaan Kepegawaian dan Monev Aset di Puskesmas Sekongkang
Redaksi
Font size:
12px
Sumbawa Barat – Reportase7.com
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan profesionalisme aparatur, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan Pembinaan Manajemen Kepegawaian serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Inventaris Barang Milik Daerah (BMD) di UPTD Puskesmas Sekongkang, Kamis 09 April 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Kesehatan KSB, Akhiruddin Juliadi, SKM., M.Si., didampingi Kasubag Umum dan Kepegawaian beserta tim teknis. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kasubag Tata Usaha (TU) UPTD Puskesmas Sekongkang beserta seluruh jajaran staf medis dan administrasi.
Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Kesehatan, Akhiruddin Juliadi, menekankan bahwa pemahaman regulasi kepegawaian adalah kewajiban mutlak bagi setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini krusial mengingat fungsi utama mereka sebagai pelayan publik di sektor kesehatan.
"Kedisiplinan bukan hanya soal jam kerja, tapi juga tentang penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) dalam setiap tindakan medis maupun administratif," tegas Akhiruddin.
Dirinya juga mendorong seluruh jajaran Puskesmas untuk lebih aktif mempublikasikan capaian pelayanan melalui media sosial. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk transparansi informasi dan sarana komunikasi efektif kepada masyarakat di era digital.
Terkait pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), Sekretaris Dinas mengingatkan agar seluruh aset dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. Ketertiban administrasi aset menjadi kunci utama dalam mendukung proses pengawasan dan pemeriksaan internal maupun eksternal.
Selain itu, ditekankan pula pentingnya inovasi layanan dan penguatan pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan status BLUD, Puskesmas diharapkan memiliki fleksibilitas lebih dalam mengelola keuangan demi peningkatan kualitas layanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga Sekongkang.
Pada sesi teknis, Kasubag Umum dan Kepegawaian memaparkan ketentuan manajemen kepegawaian, termasuk penyesuaian kebutuhan formasi berdasarkan analisis jabatan (Anjab) di lingkungan Puskesmas. Sementara itu, Kasubag TU Puskesmas Sekongkang memaparkan kondisi eksisting terkait jumlah dan sebaran pegawai, serta berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif. Berbagai persoalan teknis mulai dari kebijakan terbaru hingga solusi atas kendala pelayanan dibahas secara konstruktif antara tim Dinas Kesehatan dan staf Puskesmas.
Melalui pembinaan rutin ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus mencetak ASN yang profesional dan memastikan tata kelola organisasi yang sehat, guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:


0Komentar