Teriakkan "Kambing Hitam" dari Balik Mobil Tahanan, Terdakwa Pembunuhan Mahasiswi Unram Minta Tolong ke Presiden Prabowo

Mataram – Reportase7.com

Suasana pasca-persidangan kasus dugaan pembunuhan seorang mahasiswi Universitas Mataram (Unram) di Pantai Nipah, Lombok Utara, kembali memanas dan menyedot perhatian publik. 

Terdakwa, Radiet Adiansyah, membuat aksi mengejutkan dengan meluapkan isi hatinya secara langsung dari dalam mobil tahanan Kejaksaan yang hendak membawanya kembali ke Rumah Tahanan (Rutan) pada Senin 19 Mei 2026.

Dari balik jeruji besi mobil tahanan yang tengah berjalan, Radiet menyampaikan pesan terbuka yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) maupun publik nasional. 

Dengan nada tinggi, ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bersalah dalam kasus yang merenggut nyawa mahasiswi tersebut.

"Saya tidak bersalah! Saya hanya dijadikan kambing hitam dalam perkara ini," teriak Radiet dari dalam mobil tahanan.

Tidak hanya meminta dukungan dan sumpah setia dari masyarakat yang menyaksikan, Radiet juga melayangkan permohonan terbuka secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Ia berharap orang nomor satu di Indonesia tersebut mau turun tangan untuk memantau kasusnya. Radiet meminta perlindungan hukum agar proses peradilan berjalan dengan adil, transparan, dan bebas dari intervensi pihak-pihak tertentu, demi membuktikan klaim dirinya yang tidak bersalah.

Aksi nekat dan emosional Radiet di dalam mobil tahanan tersebut langsung memicu reaksi spontan dari rekan-rekan sesama tahanan yang berada di dalam kendaraan yang sama.

Mendengar orasi singkat dan jeritan hati Radiet yang merasa dizalimi, para tahanan lain serentak memberikan dukungan moral yang gemuruh. Mereka secara bersama-sama meneriakkan gema takbir, "Allahu Akbar!", yang langsung memecah keheningan di area sekitar jalur evakuasi tahanan.

Kasus pembunuhan mahasiswi Unram di Pantai Nipah ini memang telah menjadi sorotan tajam publik NTB sejak awal bergulir. Pernyataan terbaru dari terdakwa Radiet Adiansyah diprediksi akan semakin menambah tensi dinamika hukum dan perhatian masyarakat terhadap jalannya persidangan ke depan.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01