Kortastipidkor Mabes Polri Kepung Aktor Intelektual Skandal Pemerasan, Oknum DPRD Berinisial II Terancam Jadi Senjata Makan Tuan
Redaksi
Font size:
12px
Jakarta – Reportase7.com
Satuan Tugas Khusus Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri membongkar kotak pandora dugaan mega skandal yang menggurita di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penyelidikan ini menyasar praktik lancung pengkondisian proyek dan pemerasan sistematis yang melibatkan lingkaran kekuasaan di daerah tersebut.
Hingga hari ini, tujuh saksi kunci telah dipanggil secara resmi oleh penyidik Mabes Polri, yang terdiri dari 5 Pejabat OPD lingkup Pemda Sumbawa Barat (Eksekutif), 1 Anggota DPRD aktif (Legislatif) dan 1 Pengusaha Lokal (Swasta).
Skandal ini mencuat setelah manuver konyol seorang anggota DPRD KSB berinisial II. Oknum II diduga kuat merupakan pemain utama sekaligus broker proyek di sejumlah dinas. Ironisnya, laporan yang diajukan II ke Mabes Polri disinyalir sebagai bentuk kekecewaan karena fee haram yang diterimanya tidak maksimal.
"Laporan ini adalah bumerang. Dia yang memasang perangkap, tapi dia sendiri yang masuk ke dalamnya," ujar praktisi hukum senior, Juju Purwantoro, S.H., M.H., CIL., CLA, Minggu 01 Maret 2026 saat dihubungi via Whatsapp.
Juju mendesak agar Kortastipidkor segera melakukan penahanan terhadap II. "Dia adalah sumber kegaduhan dan aktor intelektual. Penahanan segera sangat diperlukan agar kasus pemerasan ini tidak menguap dan bisa diusut secara konsisten serta komprehensif," tambahnya.
Berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mabes Polri, peran oknum II sangat dominan.
Ia diduga meminta paket pekerjaan dan uang kepada pejabat OPD. Menunjuk rekanan dari lingkaran keluarga dekatnya untuk mengerjakan paket proyek hasil lobi paksa.
II juga diduga bekerja sama dengan oknum aparat (konspirasi jahat) untuk merencanakan dan mengeksekusi tindakan pemerasan terhadap pejabat Pemda KSB.
Diketahui pada Jumat, 20 Februari 2026, II kembali menjalani pemeriksaan untuk ketiga kalinya bersama seorang kontraktor lokal berinisial RM. Meskipun saat ini statusnya masih sebagai saksi, kuat dugaan bahwa bukti-bukti yang mengarah pada penetapan tersangka sudah semakin mengerucut.
Publik kini menanti keberanian Kortastipidkor Mabes Polri untuk menyapu bersih sarang koruptor di KSB dan memastikan tidak ada pemain proyek yang kebal hukum, meski mereka berlindung di balik jabatan legislatif.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar