Pinjaman Tanpa Bunga Solusi Lawan Rentenir, Wabup Hanipah: Ini Merupaka Implementasi Layanan Maju UMKM
Redaksi
Font size:
12px
Sumbawa Barat - Reportase7.com
Rapat Anggota Tahunan Koperasi Konsumen Syariah TBA Tahun Buku 2025 Kecamatan Poto digelar bersama seluruh anggota pada Selasa (14/4/2026) di Aula Kantor Camat Poto Tano. Program ini merupakan implementasi dari layanan Maju UMKM pada program unggulan daerah ’Kartu KSB Maju’, yang mencakup pengembangan koperasi syariah berbasis TBA.
Di hadapan peserta RAT, Camat Poto Tano, Muhlis, S.Pd., menegaskan bahwa Koperasi Konsumen Syariah TBA hadir tidak hanya untuk memperkuat ekonomi, tetapi juga membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat melalui gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an.
Ia menjelaskan, koperasi ini menerapkan prinsip syariah tanpa bunga, dengan jenis pinjaman bakulan untuk usaha kecil sehari-hari serta pinjaman musiman sesuai kebutuhan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., menanyakan langsung progres pendistribusian Kartu KSB Maju.
Ia menegaskan bahwa pendistribusian ditargetkan rampung hingga akhir April, mengingat kartu tersebut sangat penting dalam penyaluran bantuan pemerintah kepada masyarakat.
"Hingga saat ini, tercatat sebanyak 113 anggota TBA di Kecamatan Poto Tano yang telah merasakan manfaat langsung dari koperasi ini. Meski berbasis syariah, layanan koperasi ini terbuka bagi umat agama lain selama memiliki Kartu Keluarga domisili Kabupaten Sumbawa Barat," ujarnya.
Hal ini diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman, sekaligus menghindari praktik rentenir dan pinjaman berbunga.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada Koperasi Konsumen Syariah TBA Kecamatan Poto Tano atas pelaksanaan RAT, sebagai bagian dari rangkaian pertanggungjawaban penyelenggaraan koperasi.
Wabup juga mengingatkan kembali kepada Camat dan Kepala Desa untuk mengaktifkan kembali gerakan TBA,
“Mari kita aktifkan kembali gerakan TBA, karena banyak program pemerintah yang akan dilaksanakan melalui program ini,” tegasnya.
Selain itu, disampaikan juga bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat juga menargetkan Poto Tano sebagai lumbung hortikultura melalui program “KSB Maju Luar Biasa”.
Wakil Bupati mengajak masyarakat untuk meningkatkan kolaborasi dan solidaritas agar berbagai program, termasuk koperasi syariah berbasis TBA, mampu mendorong ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar