![]() |
| (Foto: Plt Kepala LLK Selong Deddy Fahriadi,) |
Lombok Timur - Reportase7.com
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lombok Timur melalui Loka Latihan Kerja Selong membuka kesempatan emas bagi warga melalui program pelatihan kerja berbasis Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026
Plt Kepala LLK Selong Deddy Fahriadi, mengatakan untuk triwulan pertama, tiga program unggulan siap diluncurkan di LLK yakni pelatihan menjahit, tata rias, serta pembuatan konten visual di media sosial.
"Program ini sesuai perencanaan anggaran. Kami bagi menjadi paket-paket, dengan satu paket mencakup ketiga bidang tersebut," ujar Deddy saat ditemui di ruangannya, Senin 19 Januari 2026.
Ia menyebutkan setiap program menampung 16 peserta, sehingga totalnya menjadi 48 orang per triwulan. Pelatihan berlangsung selama 25 hari atau 200 jam pelajaran, dengan instruktur handal dan fasilitas standar yang sudah siap.
Ia menambahkan anggaran DBHCHT tahun ini alokasi Rp850 juta untuk LLK dan Rp650 juta untuk LATAS, dari anggaran Rp3 miliar tahun lalu.
Rekrutmen peserta akan dimulai secepatnya setelah konfirmasi dana persediaan dari Kadis, kemungkinan sebelum bulan puasa.
"InsyaAllah sebelum puasa, dan pelatihan tetap jalan meski bulan puasa," tambahnya.
Warga Lombok Timur diminta memantau informasi resmi untuk pendaftaran. Program ini khusus kabupaten ini, mendukung pemberdayaan ekonomi lokal. Nantikan program lanjutan seperti otomotif, Las, Tata Boga dan lainnya di triwulan berikutnya.
Pewarta: RS
Editor: R7 - 01

0Komentar