Dukung Swasembada Pangan, Pemdes Tegalsari Usulkan Percepatan Infrastruktur Melalui Program Inpres APBN 2026-2027
(Foto: Kepala Desa Tegalsari, H. Buniran,)

 Banyuwangi – Reportase7.com

Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi, secara resmi mengajukan usulan pembangunan infrastruktur strategis melalui program Instruksi Presiden (Inpres) APBN. 

Langkah ini diambil guna menjemput program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto dalam upaya percepatan Swasembada Pangan dan Energi Nasional, Selasa 28 April 2026.

Kepala Desa Tegalsari, H. Buniran, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menjelaskan bahwa usulan ini mencakup peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT), jalan ekonomi, jalan permukiman, drainase, hingga optimalisasi lahan dan jaringan irigasi tersier.

"Kami siap menindaklanjuti Instruksi Presiden melalui Inpres No. 3 Tahun 2023, Inpres No. 11 Tahun 2025, serta Inpres No. 2 Tahun 2025. Program ini sangat krusial untuk memulihkan fungsi saluran irigasi dan meningkatkan konektivitas jalan daerah yang selama ini belum tersentuh secara maksimal karena keterbatasan anggaran APBD," ujar H. Buniran.

Dalam proposal yang diajukan, Pemdes Tegalsari menitikberatkan pada beberapa titik lokasi prioritas, antara lain:

Dusun Krajan 2, yakni peningkatan JUT, talud, drainase, deker menuju jalan nasional, rehabilitasi irigasi tersier, serta Optimalisasi Lahan (OPLA).

Dusun Mojoroto, Peningkatan jalan ekonomi dan infrastruktur pendukung menuju jalan nasional.

RT 04 Dusun Mojoroto, juga peningkatan jalan permukiman dan drainase.

H. Buniran menekankan bahwa akses jalan yang menghubungkan Desa Tegalsari menuju Kecamatan Bangorejo adalah kebutuhan mendesak. Saat ini, kondisi jalan masih berupa tanah dan makadam yang licin serta berlumpur saat musim penghujan, sehingga menghambat logistik hasil panen.

"Kami mengusulkan konstruksi beton agar mobilisasi hasil tani lancar, biaya angkut turun, dan akses warga menuju fasilitas pendidikan serta kesehatan menjadi lebih representatif," tambahnya.


Rencana strategis ini mendapat dukungan penuh dari pemangku kepentingan terkait. Plt. Camat Tegalsari, Nanang Edy Mursidi, S.IP, menyatakan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital bagi petani sejak masa tanam hingga panen.

"Ini adalah jalur pintas penghubung antar kecamatan. Kami mendukung penuh usulan ini dan berharap aspirasi warga Tegalsari dapat segera terealisasi demi kesejahteraan ekonomi lokal," ungkap Nanang.

Senada dengan hal tersebut, Burhan, Pimpinan Yayasan Konsep Penelitian Pengkajian Potensi Sumberdaya Alam (YKP3SDA), menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan menjembatani proposal tersebut ke tingkat daerah hingga pusat, termasuk kepada Bupati Banyuwangi, Bappeda, hingga Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian PU.

Menutup keterangannya, H. Buniran menyampaikan apresiasi yang tinggi. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI dan Bupati Banyuwangi. Kami berharap usulan ini menjadi skala prioritas pada Tahun Anggaran 2026-2027. Pemdes Tegalsari siap menyukseskan program Inpres ini demi pemerataan pembangunan yang berkeadilan," pungkasnya.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01