Bupati KSB Sulap Brang Ene Jadi Destinasi Jogging Track Ikonik
Redaksi
Font size:
12px
Sumbawa Barat – Reportase7.com
Kecamatan Brang Ene resmi ditetapkan sebagai pusat pengembangan wisata kerakyatan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Mengandalkan keasrian alam yang masih terjaga, Pemerintah Daerah mulai merealisasikan pembangunan fasilitas jogging track monumental yang memadukan konsep olahraga, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Kepastian ini ditegaskan langsung oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dalam agenda sosialisasi di hadapan warga di Kantor Desa Kalimantong, Rabu 29 April 2026.
Proyek yang sudah mulai dianggarkan pada tahun ini akan mengambil titik awal (start) di depan Kantor Camat Brang Ene. Wisatawan nantinya akan diajak merasakan pengalaman "kembali ke alam" melalui lintasan sepanjang lima kilometer yang membelah keindahan bantaran sungai dan hamparan persawahan hijau.
"Kita ingin menciptakan destinasi yang monumental. Bukan sekadar tempat olahraga, tapi sebuah ruang edukasi di mana setiap sudutnya memberikan kesan mendalam bagi pengunjung," ujar H. Amar Nurmansyah.
Salah satu poin krusial dalam pembangunan ini adalah komitmen pemerintah untuk tidak mengganggu produktivitas warga lokal. Menjawab kekhawatiran para petani terkait akses Alat Mesin Pertanian (Alsintan), pemerintah telah merancang titik-titik perlintasan khusus.
Langkah ini diambil agar arus wisatawan dan aktivitas pertanian tetap berjalan beriringan. Transformasi pariwisata ini dipastikan tidak akan mengorbankan sektor pertanian yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat Brang Ene.
Rencana ini disambut antusias oleh warga. Faisal Usman, perwakilan warga Desa Kalimantong, meyakini bahwa kehadiran fasilitas wisata di tengah pemukiman akan menjadi katalisator ekonomi baru bagi penduduk setempat.
Pembangunan ini juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, antara lain, Titik istirahat bagi pengunjung. Area ikonik untuk mengabadikan momen dengan latar alam, dan ruang bagi warga lokal untuk menjajakan produk dan kuliner.
Bupati optimistis bahwa sinergi kuat antara pemerintah daerah dan desa akan menjadikan kawasan ini, termasuk area Tiu Suntuk, sebagai destinasi yang mampu mewujudkan transformasi kesejahteraan di Sumbawa Barat.
"Dengan dukungan seluruh lapisan masyarakat, Brang Ene akan menjadi kebanggaan baru bagi kita semua, sebuah simbol kemajuan yang tetap berpijak pada kelestarian alam," tutup Bupati.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar