ASDP Cabang Kayangan Tegaskan Ferizy sebagai Saluran Resmi Tiket Feri, Hindari Calo dan Biaya Tambahan Unofficial
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Timur – Reportase7.com
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui Kantor Cabang Kayangan terus mendorong masyarakat pengguna jasa penyeberangan untuk beralih sepenuhnya ke layanan digital melalui aplikasi Ferizy. Langkah ini diambil untuk memastikan kepastian jadwal, kenyamanan transaksi, serta melindungi penumpang dari praktik percaloan yang merugikan.
General Manager ASDP Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, menegaskan bahwa platform resmi untuk pemesanan tiket hanya melalui website trip.ferizy.com atau aplikasi Ferizy yang dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store.
“Penjualan tiket resmi hanya melalui sistem Ferizy dan kanal pembayaran resmi. Kami tegaskan bahwa gerai-gerai tidak resmi di sekitar pelabuhan bukan merupakan bagian dari sistem maupun mitra ASDP,” ujar Erlisetya kepada awak media, 18 Maret 2026.
Menanggapi keluhan masyarakat terkait adanya perbedaan harga di lapangan, Erlisetya menjelaskan bahwa ASDP hanya bertanggung jawab atas tarif resmi yang ditetapkan pemerintah. Biaya tambahan yang muncul di gerai un-official (bukan mitra langsung/calo) merupakan kebijakan mandiri pihak ketiga tersebut sebagai jasa pengurusan.
"ASDP tidak memiliki kewenangan mengatur margin keuntungan atau biaya layanan yang ditetapkan oleh agen swasta atau gerai tidak resmi. Hal itu di luar kendali kami karena mencakup service charge sepihak. Itulah mengapa kami mengimbau masyarakat membeli tiket sendiri secara langsung melalui aplikasi agar tidak terkena biaya tambahan," jelas Erlys.
Ia menambahkan bahwa ASDP telah bekerja sama dengan mitra resmi seperti Tiket.com, AgenBRILink, Alfamart, dan Indomaret yang sistemnya terintegrasi langsung dengan Ferizy, sehingga harga yang ditawarkan tetap sesuai dengan tarif dasar resmi.
Ironisnya, di tengah isu lonjakan harga oleh oknum, PT ASDP Cabang Kayangan sebenarnya tengah memberlakukan diskon tarif resmi periode 12–31 Maret 2026, dengan rincian:
- Penumpang Dewasa: Rp14.800 (Diskon 21%)
- Golongan II (Motor): Rp65.700 (Diskon 12%)
- Golongan IV A (Mobil Pribadi): Rp519.300 (Diskon 7%)
Praktik biaya tambahan yang melambung tinggi di lapangan turut memicu protes keras dari Anggota Komisi V DPR RI, H. Abdul Hadi, SE, MM. Ia menyebut praktik penjualan tiket melalui gerai tidak resmi dengan harga hingga dua kali lipat sebagai sesuatu yang tidak bisa ditoleransi.
“Harga tiket ada aturan, tidak boleh semena-mena. Kami protes keras dan ini akan menjadi bahan evaluasi kami ke ASDP dan Kemenhub. Ini sangat memberatkan masyarakat, terutama menjelang momen besar seperti Lebaran,” tegas Abdul Hadi.
Ia juga mendorong masyarakat untuk berani melaporkan praktik percaloan dengan bukti pendukung.
Untuk menghindari antrean dan kepastian berangkat, penumpang disarankan mengikuti langkah berikut:
Download Ferizy di Play Store/App Store dan daftar akun. Tentukan pelabuhan asal, tujuan, jadwal, dan golongan kendaraan. Masukkan identitas penumpang dan nomor plat kendaraan dengan benar sesuai asuransi. Gunakan metode fleksibel (Transfer Bank, E-Wallet, atau Minimarket). Tunjukkan e-ticket di pelabuhan untuk mencetak boarding pass.
pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:


0Komentar