Sempat Kabur dan Sembunyi di Rumah Warga, Seorang Jambret Berhasil Diamankan Polisi
Redaksi
Font size:
12px
Mataram – Reportase7.com
Aksi sigap ditunjukkan oleh personel Yanma Polda NTB, Aiptu Hendra, saat mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku penjambretan di kawasan perempatan Bank Indonesia (BI), Kota Mataram, Sabtu 21 Februari 2025 sekitar pukul 16.30 Wita.
Peristiwa bermula saat Aiptu Hendra dalam perjalanan pulang untuk persiapan berbuka puasa. Setibanya di lokasi kejadian, ia menyaksikan sebuah insiden kecelakaan lalu lintas. Bukannya meminta pertolongan, pria yang terlibat kecelakaan tersebut justru bangkit dan melarikan diri ke arah barat menuju Jalan Melur, tepat di samping Islamic Center.
Melihat gelagat mencurigakan tersebut, Aiptu Hendra melakukan pengejaran berdasarkan informasi dari warga sekitar. Terduga pelaku diketahui sempat bersembunyi di salah satu rumah warga dan berpindah (melompat) ke rumah lainnya untuk menghindari kejaran.
"Saya meminta pria tersebut untuk keluar secara kooperatif. Terduga pelaku sempat menyampaikan permintaan maaf sebelum akhirnya berhasil kami amankan," ujar Aiptu Hendra.
Terduga pelaku kemudian dibawa menggunakan sepeda motor menuju Pos Lalu Lintas Bank Indonesia, di mana personel Patroli Pamapta Polresta Mataram sudah bersiaga.
Awalnya, insiden ini dikira sebagai kecelakaan lalu lintas biasa. Namun, fakta baru terungkap setelah seorang wanita yang berada di trotoar mengaku menjadi korban penjambretan.
Korban menjelaskan bahwa tas miliknya dirampas oleh pelaku hingga tali tas tersebut putus. Terduga pelaku telah diserahkan ke Polresta Mataram untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Korban telah diarahkan ke Mapolresta Mataram untuk dimintai keterangan dan barang bukti dalam keadaan aman," terang Aiptu Hendra.
Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polresta Mataram guna mendalami motif dan kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kriminal lainnya di wilayah hukum Kota Mataram.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tindak kejahatan jalanan, terutama di jam-jam rawan menjelang waktu berbuka puasa.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar