Lombok Barat – Reportase7.com
SMKN 1 Lingsar memulai rangkaian besar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun 2026 yang melibatkan ratusan siswa dari berbagai sekolah jejaring. Dalam pelaksanaan tahap pertama yang berlangsung sejak 3 hingga 12 Februari 2026, sebanyak 702 asesi (peserta ujian) dari delapan SMK tercatat mengikuti sertifikasi bergengsi ini.
Ketua LSP-P1 SMKN 1 Lingsar, Sapoan, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari upaya masif sekolah untuk membekali siswa dengan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat dengan logo Garuda ini memberikan pengakuan keahlian yang sah secara nasional hingga tingkat ASEAN.
"Untuk tahap pertama ini, total ada 702 siswa dari delapan SMK yang melaksanakan UKK di sekolah kami sebagai pusat jejaring. Pelaksanaannya sendiri sudah dimulai sejak tanggal 3 dan berakhir pada 12 Februari," ujar Sapoan saat memberikan keterangan pada Rabu, 11 Februari 2026.
Mengingat banyaknya jumlah peserta, pihak sekolah membagi pelaksanaan menjadi dua tahap besar. Tahap pertama difokuskan pada awal Februari, sementara tahap kedua dijadwalkan akan dilaksanakan pasca-Lebaran.
"Sisa asesi, yakni sekitar setengah dari total keseluruhan, akan mengikuti UKK tahap kedua yang dijadwalkan mulai 12 April mendatang sampai dengan selesai," tambahnya.
Sebanyak delapan kompetensi keahlian yang diujikan dalam skema sertifikasi LSP-P1 ini meliputi: Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Perhotelan, Kuliner, Tata Kecantikan Kulit dan Rambut (TKKR), Usaha Layanan Wisata (ULW), Teknik Energi Surya, Hidro, dan Angin (TESHA), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) dan Desain dan Produksi Busana (DPB).
Sebagai pusat pelaksanaan bagi sekolah-sekolah jejaring, SMKN 1 Lingsar memastikan seluruh proses pengujian mengikuti standar ketat yang ditetapkan BNSP. Kehadiran asesi dari tujuh SMK lain menunjukkan kepercayaan terhadap fasilitas dan penguji (asesor) yang dimiliki SMKN 1 Lingsar.
Sapoan menekankan bahwa sertifikat berlogo Garuda yang akan diterima siswa merupakan modal kuat untuk bersaing di pasar kerja global. "Kami ingin memastikan bahwa sebelum mereka lulus, mereka sudah memiliki pengakuan formal yang diakui pemerintah dan industri di kawasan Asia Tenggara," tutupnya.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan tahap Pra-UKK pada 5-7 Februari lalu untuk mematangkan kesiapan teknis para siswa sebelum menghadapi meja uji yang sebenarnya.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Gandeng BNSP, SMKN 1 Lingsar Gelar UKK Sertifikasi Kompetensi untuk 702 Siswa
Redaksi
Font size:
12px
Baca juga:

0Komentar