Tradisi Barapan Kebo Awali Pergerakan Ekonomi Tahun 2026, Ini Pesan Bupati Sumbawa Barat

Sumbawa Barat - Reportase7.com

Aktivitas Karapan Kerbau (Barapan Kebo) kembali menggema di awal tahun 2026 dan menjadi penanda dimulainya rangkaian kalender tahunan Barapan Kebo di Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan yang sarat nilai budaya ini digelar di Stadion Karapan Kerbau Bentiu, pada Minggu, 4 Januari 2026, dan disambut antusias oleh masyarakat.

Pelaksanaan Barapan Kebo di awal tahun ini tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga simbol kuat bahwa tradisi leluhur Sumbawa Barat tetap dijaga dan diwariskan lintas generasi. 

Sejak pagi hari, stadion Bentiu dipadati para pemilik kerbau, joki, komunitas karapan, serta warga yang datang dari berbagai Kecamatan bahkan lintas Kabupaten.

Kegiatan ini sekaligus mengawali rangkaian kalender resmi Barapan Kebo tahun 2026 yang direncanakan berlangsung secara berkelanjutan di beberapa lokasi. 

Kehadiran Barapan Keboterbukti mampu menggerakkan roda perekonomian warga, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, hingga jasa transportasi lokal.

Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M. Si, dalam pesannya menyampaikan bahwa Barapan Kebo bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan identitas budaya yang harus terus dirawat dan dikembangkan secara positif.

Barapan Kebo sebagai warisan budaya yang mengandung nilai sportivitas, kebersamaan, dan kearifan lokal. 

Pemerintah daerah mendukung penuh agar tradisi ini terus hidup, sekaligus memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat. 

Bupati menekankan pentingnya menjadikan Barapan Kebo sebagai ruang silaturahmi dan persatuan, tidak hanya bagi masyarakat Sumbawa Barat, tetapi juga antar Kabupaten.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita saling bertemu, saling menyapa, dan saling menyampaikan kabar baik. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga,” tambahnya.

Sementara itu, komunitas Karapan Kerbau berharap agar kegiatan ini terus berkembang dan mendapatkan dukungan berkelanjutan, baik dari pemerintah maupun masyarakat. Mereka optimistis Barapan Kebo dapat menjadi agenda budaya unggulan yang mampu menarik kunjungan wisata dan memperkuat ekonomi lokal.

Dengan terselenggaranya Karapan Kerbau di awal tahun 2026 ini, Sumbawa Barat kembali menegaskan komitmennya dalam mempertahankan tradisi, mempererat silaturahmi antara Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan kearifan lokal.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01