![]() |
| (Foto: Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si,) |
Sumbawa Barat – Reportase7.com
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si, memberikan penekanan khusus kepada Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) yang baru dilantik, Agusman, S.Pd., MM.Inov, terkait nasib tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Bupati menegaskan bahwa sebanyak 552 tenaga honorer yang tersebar di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dipastikan tidak akan dirumahkan atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Hal ini merupakan bagian dari komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam menjalankan misi "KSB Maju Luar Biasa".
Dalam arahannya, Bupati Amar Nurmansyah meminta Kepala BKPSDM untuk bergerak cepat berkoordinasi dengan seluruh kepala SKPD. Fokus utamanya adalah memastikan para tenaga honorer tetap berperan aktif dengan skema kerja yang jelas.
"Saya instruksikan kepada Kepala BKPSDM yang baru untuk segera membuat detail formulasi pekerjaan bagi pegawai honorer. Setiap SKPD harus merinci tugas yang diberikan secara spesifik, yang dipastikan berada di luar lingkup tugas utama Pegawai ASN dan PPPK Paruh Waktu," tegas Bupati Amar, Jumat 23 Januari 2026.
Langkah ini diambil agar tidak terjadi tumpang tindih fungsi pekerjaan, sekaligus memastikan keberadaan tenaga honorer memberikan kontribusi produktif bagi pelayanan publik dan transformasi digital di KSB.
Sejalan dengan masa transisi penghapusan tenaga honorer secara nasional, Pemerintah KSB mendorong eks tenaga honorer untuk bertransformasi menjadi PPPK Paruh Waktu.
Skema ini dirancang agar keberlanjutan ekonomi para pegawai non-ASN tetap terjaga sembari menyukseskan program pembangunan daerah.
"Kami ingin memastikan pembangunan merata dan layanan publik berjalan optimal. Peran tenaga non-ASN sangat kami butuhkan, terutama dalam mendukung Program Kartu KSB Maju yang menjadi pilar kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Visi Bupati Amar dalam membangun KSB juga menitikberatkan pada kolaborasi dan transformasi digital. Kehadiran 552 tenaga honorer ini diharapkan mampu mempercepat implementasi program daerah, terutama dalam memperpendek birokrasi melalui layanan digital di masing-masing unit kerja.
Dengan kepastian ini, Bupati berharap seluruh tenaga honorer dapat bekerja dengan tenang dan meningkatkan performa kerja guna mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang lebih maju dan sejahtera.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01

0Komentar