(Foto: Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd, saat melakukan sidak ke pengecer dan juga SPBE)


Sumbawa - Reportase7.com

Menyikapi kelangkahan elpiji khususnya gas 3 kg di Kabupaten Sumbawa beberapa minggu terakhir ini di respon cepat pemerintah daerah Kabupaten Sumbawa, Wabup Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd, melakukan sidak ke beberapa agen pengecer LPG dan juga SPBE yang berada di Desa Jorok, Kecamatan Untir Iwes, pada jum'at pagi (16/6/2023).

Dalam sidak tersebut wabup melihat langsung ketersediaan stok elpiji di SPBE sudah cukup aman. Setelah dari SPBE, Wabup langsung menuju ke beberapa lokasi agen elpiji yang berada di wilayah kota. Salah satunya wabup mengecek ke pangkalan yang berada di komplek pragas sumbawa.

Kepada pengusaha elpiji, Wabup Sumbawa menekankan agar jangan pernah sekali-sekali "bermain" untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Bila ternyata nanti dikemudian hari terbukti ada agen yang nakal, bukan hanya izinnya yang akan kami cabut, tapi kami juga akan meminta pihak kepolisian untuk memproses secara hukum setiap kecurangan yang terjadi.

"Intinya tidak boleh ada permainan dalam ketersediaan gas, karena ini adalah kebutuhan sangat vital," ungkap Hj. Novy sapaan akrab Wabup Sumbawa.

Oleh karena itu, wabup meminta kepada masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat Desa atau Kelurahan apabila mendapati pengusaha elpiji yang nakal.

"Bila terbukti, dilapanagan ada  pengusaha yang nakal, segera laporkan dan akan ditindak tegas," pungkasnya.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01