(Foto: Lalu Ladeva Alfusai’du Karman alumni MAN 2 Mataram yang di undang oleh PBB)


Mataram - Reportase7.com


Salah satu Alumni MAN 2 Mataram membuat hal tak terduga, Lalu Ladeva Alfusai’du Karman kembali menggemparkan masyarakat NTB terkhusunya MAN 2 Mataram.

Alumni MAN 2 Mataram (MANDA) ini pernah meraih pertukaran pelajar ke Amerika-Indiana medio 2018 silam,  saat ini Lalu Ladeva Alfusai’du Karman tengah berada di New York Amerika Serikat dalam rangka memenuhi undangan dari markas besar PBB.

Kedatangan Lalu Ladeva yang ketiga kalinya ini adalah untuk mengikuti Simulasi Sidang PBB di Harvard University-Boston AS. (21/02/2023)

Pada Tahun 2022 silam, Lalu Ladeva mengikuti even yang sama di Den Haag Negeri Kincir Angin Belanda. Ladeva merupakan Ketua Delegasi MUN (Model United Nation) Eropa untuk Indonesia.

MUN merupakan ajang bertemunya generasi muda di seluruh dunia di satu tempat dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan skill dalam bidang leadership, negosiasi, diplomasi, membangun jejaring, merangsang generasi muda agar mampu berpikir kritis dan mengasah kemampuan public speaking.

Dengan mengikuti even sekelas MUN atau AYIMUN bisa memperluas relasi, menyuarakan pendapat terutama menyangkut isu-isu global.

Saat ini Ladeva panggilan akrabnya merupakan mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Brawijaya Fakultas Ilmu Politik dan Sosial.

Dengan beasiswa full dari Kemendikbudristek. Ia bercita-cita menjadi seorang Diplomat yang mumpuni, karenanya puluhan kegiatan dan penghargaan Internasional yang pernah di dapatkannya.

Deva juga menjadi aktivis di forum-forum Internasional

Ladeva berkesempatan diundang ke markas besar PBB di New York dan bertemu dengan Konjen RI di New York, Dewapatri (Deputi Wakil Tetap RI ke PBB), PTRI (Perutusan Tetap Republik Indonesia) untuk PBB di New York, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York.

Ladeva juga bertemu atase pendidikan di Washington dan di fasilitasi tempat tinggal oleh beliau. Sebenarnya Ladeva diundang oleh Duta Besar RI untuk Amerika. Tapi saat itu DUBESnya sedang ke luar negeri dan akhirnya di wakili oleh Atase Pendidikan.

Sudah bukan rahasia umum lagi, Ladeva ketika masih menjadi siswa MAN 2 Mataram Tahun 2019 lalu, kemampuan Bahasa Inggrisnya di atas rata-rata.

Pernah menjabat sebagai Ketua Manda English Club. Ladeva jago debat dan pernah beberapa kali menjuarai debat bahasa Inggris tingkat Nasional. Kemampuan diplomasi tidak diragukan lagi, itu sebabnya ia mengambil konsentrasi Komunikasi Internasional.

Pertengahan tahun 2019, Deva berhasil menjadi delegasi Indonesia untuk mengikuti konferensi Better Understanding for Better World di Baltimore, Maryland.

Di mana pada konferensi tersebut, ia bertemu dengan ratusan pemuda dari seluruh dunia untuk berdiskusi tentang bagaimana dunia bisa menjadi tempat aman dan nyaman serta bisa menjadi jembatan bagi negara-negara yang memiliki latar belakang budaya yang berbeda.

Tercatat ia pernah menjadi Presiden Madrasah English Club dan berhasil membawa teman-temannya mengukir prestasi di berbagai even bergengsi di berbagai level.

Ketika menjabat menjadi presiden MEC inilah Deva mendapatkan kesempatan mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika.

Ia terpilih sebagai awardee Kennedy-Lugar Youth Exchange Study Program dari U.S Department of State ketika Deva duduk di kelas 11 IPA Unggulan pada akhir 2017 lalu.

Deva mengaku perjalanannya ke Amerika melalui beasiswa ini penuh liku, dengan rangkaian tes yang harus dijalaninya.

Tiga tes di tingkat lokal dan menghabiskan tiga hari tes di tingkat Nasional. Pelaksanaannya di Jakarta.

Deva menjadi satu-satunya perwakilan chapter Mataram yang berangkat ke Amerika melalui beasiswa tersebut pada tahun keberangkatan.

Berbagai penghargaan yang didapatkan Deva salah satunya dari Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan Indonesia, dari Delegate of Indonesia for Better Understanding for Better World Conference April 2019 Civilizations Exchange & Cooperation Foundation, Baltimore, Maryland. Serta Awardee of Kennedy-Lugar Youth Exchange Study Program pada Agustus 2018 – Juni 2019 US Department of State.

Mengetahui berita ini, Kepala MAN 2 Mataram Drs. H. Lalu Syauki MS, M.Pd., begitu terharu sekaligus bangga. Karena anak madrasah mampu mendunia.

L. Syauki menyatakan bahwa alumni madrasah kini tidak dianggap sebagai masyarakat kelas dua. Justru alumni madrasah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di dunia.

Ia mengucapkan selamat kepada Lalu Ladeva atas kesuksesannya. Kamad berharap, mudah-mudahan banyak siswa MAN 2 Mataram yang mengikuti jejak Ladeva.

Selamat Ladeva, sebagai alumni madrasah teruslah mengukir prestasi dan berkarya tak mengenal lelah untuk menjadi inspirasi bagi teman-teman sehingga jargon MAN 2 Mataram yang Mandiri, Menginspirasi dan Mendunia menjadi nyata.

Pewarta: Fitri
Editor: R7 - 01