SMAN 1 Pringgarata Gelar Pelepasan 279 Siswa Kelas XII, Raih Nilai Ujian Memuaskan

Lombok Tengah - Reportase7.com
SMAN 1 Pringgarata menggelar acara pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-34 tahun 2026. Sebanyak 313 siswa dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan, terdiri dari 269 siswa reguler dan 44 siswa sekolah terbuka.

Kepala SMAN 1 Pringgarata, Haji Akhmad Husni, mengatakan para siswa berhasil menyelesaikan pendidikan dengan capaian akademik yang membanggakan. Bahkan, beberapa siswa berhasil meraih predikat nilai terbaik pada ujian akhir.

“Sebanyak 313 siswa kelas XII berhasil wisuda, terdiri dari 269 siswa reguler dan 44 siswa terbuka dengan nilai ujian yang sangat memuaskan. Beberapa siswa bahkan berhasil meraih predikat nilai terbaik,” ujar Akhmad Husni, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penerapan System Mastery Learning atau Sistem Pembelajaran Tuntas yang diterapkan sekolah sejak awal peserta didik memasuki jenjang pendidikan di SMAN 1 Pringgarata.

Melalui sistem tersebut, siswa diwajibkan menuntaskan seluruh proses pembelajaran pada tingkatnya sebelum naik ke kelas berikutnya. Ketuntasan yang dimaksud tidak hanya pada aspek akademik sesuai standar Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), tetapi juga pada bidang sikap atau attitude dengan minimal nilai B.

“Sistem ini secara otomatis menjaring kualitas murid dari awal hingga akhir pendidikan di satuan pendidikan,” katanya.

Ia menjelaskan, saat penerimaan peserta didik baru di kelas X reguler, jumlah siswa tercatat sebanyak 288 orang. Namun, pada pelepasan kelulusan kelas XII tahun ini, jumlah siswa reguler yang dinyatakan lulus sebanyak 269 orang. Dengan demikian, terdapat 19 siswa yang tidak melanjutkan hingga tahap akhir pendidikan.

Selain menerapkan Sistem Pembelajaran Tuntas, sekolah juga menjalankan program Double Track sebagai upaya menyalurkan bakat, minat, dan kegemaran siswa sejak dini. Program tersebut dirancang agar lulusan memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan, baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.

Dalam pelaksanaannya, SMAN 1 Pringgarata membagi peminatan siswa ke dalam beberapa bidang, yakni Language/Bahasa, Business/Sosial, Science/MIPA, Informatika, dan Kedinasan.

Tidak hanya fokus pada aspek akademik, sekolah juga memperkuat pembinaan karakter dan spiritual siswa. Untuk mendukung tujuan kurikulum nasional dalam membentuk peserta didik yang beriman dan bertakwa, SMAN 1 Pringgarata menyelenggarakan kegiatan kokurikuler Tahfidzul Quran dan pembinaan ibadah siswa.

Melalui program tersebut, siswa diharapkan mampu melaksanakan ibadah secara baik, mulai dari wudhu, salat fardu, hingga salat sunah lainnya. Selain itu, siswa juga ditargetkan menghafal minimal satu juz Al-Quran, yakni Juz 30.

Program Tahfidz diperuntukkan bagi siswa beragama Islam. Sementara itu, siswa dengan agama lain tetap mendapatkan pembinaan keagamaan dari guru agama masing-masing di lingkungan sekolah.

Akhmad Husni menegaskan, seluruh sistem pembinaan, pembelajaran, dan pendampingan yang diterapkan sekolah menjadi fondasi lahirnya lulusan yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.

“Dengan sistem pembinaan, pembelajaran, dan pembimbingan ini, kami menyatakan lulusan angkatan ke-34 tahun ini sebagai lulusan yang berprestasi dan berakhlak baik,” ujarnya.

Pewarta: Yola
Editor: R7 - 01