Kadis Kominfotik NTB Apresiasi UKW SMSI, Instrumen Vital Lahirkan Wartawan Kredibel dan Handal
Redaksi
Font size:
12px
Mataram — Reportase7.com
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Ahsanul Khalik, memberikan apresiasi tinggi terhadap rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) NTB.
Menurutnya, UKW merupakan instrumen penting untuk memastikan setiap jurnalis memiliki kompetensi standar dalam menyajikan informasi yang kredibel, jujur, dan mendidik masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Ahsanul Khalik usai menerima audiensi pengurus SMSI NTB di ruang kerjanya pada Senin 18 Mei 2026.
“Semua wartawan harus memiliki kompetensi yang memang sesuai dengan persyaratan. Ini adalah bagian penting dari upaya menyampaikan berita yang kredibel, jujur, dan betul-betul memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Kadis Kominfotik.
Ahsanul Khalik menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Kominfotik sangat mendukung langkah taktis SMSI NTB dalam menyelenggarakan uji kompetensi ini. Pihaknya berharap, melalui standardisasi ini, akan lahir wartawan-wartawan handal yang mampu memperkuat kolaborasi bersama pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.
“Kita nanti terus untuk berkolaborasi dan berharap di masa-masa yang akan datang akan lahir wartawan-wartawan yang memang memiliki kemampuan handal untuk kemudian bisa bersama-sama dengan pemerintah membangun daerah ini dengan baik. Saya pikir itu kuncinya,” tegas mantan Penjabat Bupati Lombok Timur tersebut.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa keberadaan media massa dan insan pers memiliki peran yang sangat vital dalam menjembatani program kerja pemerintah dengan masyarakat luas. Tanpa adanya diseminasi informasi yang efektif dari media, berbagai kebijakan strategis dan capaian pemerintah tidak akan tersampaikan secara optimal kepada publik.
“Karena media, wartawan sangat dibutuhkan. Tanpa media dan wartawan, semua yang dilakukan oleh pemerintah juga tidak akan tersampaikan dengan baik di masyarakat,” pungkas Ahsanul Khalik.
Melalui pelaksanaan UKW ini, SMSI NTB diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat ekosistem media yang sehat, profesional, dan akuntabel di Nusa Tenggara Barat.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar