Festival Hadrah Al-Habsyi Se-Lotim, Panitia: Jangan Sampai Tradisi Ini Punah di Tangan Anak Muda
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Timur - Reportase7.com
Di tengah maraknya musik modern yang mendominasi ruang hiburan generasi muda, seni hadrah Al-Habsyi justru terus menunjukkan geliatnya di Lombok Timur. Kondisi itu mendorong Majlis Ta'lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben menggelar Festival Gebyar 2026 Lomba Hadrah Al-Habsyi tingkat Kabupaten Lombok Timur sebagai upaya menjaga tradisi sekaligus memberi ruang berekspresi bagi kalangan muda.
Bagi panitia, festival ini bukan sekadar kompetisi memukul rebana dan melantunkan syair-syair shalawat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ikhtiar untuk memastikan warisan seni Islam tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Ketua Panitia, Hamdani, mengatakan festival ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang tidak hanya menikmati seni hadrah sebagai tontonan, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Menurutnya, hadrah Al-Habsyi menyimpan pesan tentang adab, kebersamaan, sejarah, dan pembentukan karakter yang perlu diwariskan kepada generasi muda.
"Harapan kami generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi penerus tradisi hadrah yang sudah lama hidup di tengah masyarakat," ujar Hamdani.
Selain sebagai upaya pelestarian budaya Islam, festival tersebut juga diharapkan menjadi wadah penyaluran bakat dan kreativitas anak muda dalam kegiatan yang positif.
Di tengah gempuran berbagai genre musik modern, panitia ingin menunjukkan bahwa musik Islami tetap memiliki daya tarik tersendiri dan mampu bersaing dalam menarik minat generasi muda.
"Kami ingin membumikan karya-karya Islami melalui kebersamaan dan semangat progresif generasi muda," katanya.
Festival ini menargetkan sedikitnya 30 group hadrah Al-Habsyi dari berbagai kecamatan di Lombok Timur ikut ambil bagian. Seluruh peserta nantinya akan tampil dalam dua malam pelaksanaan lomba, dengan masing-masing malam menampilkan 15 group.
Adapun penilaian dewan juri akan berfokus pada beberapa aspek utama, yakni Irama, Variasi Pukulan, Tempo dan Dinamika Pukulan, Keserasian Pukulan dan Lagu, Power Suara, Pengaturan Nafas, Keindahan Suara, kesesuaian vokal dan Backing vokal, Mura'atul Kalimat, Kostum, Sikap di Panggung, dan Ekspresi dan Penghayatan.
Ketua Umum Majlis Ta'lim Darunnajah Al-Irsyadi, Wahyu Abdul Muttakin Sona, menilai perkembangan seni hadrah Al-Habsyi di Lombok Timur saat ini cukup menggembirakan.
Menurutnya, minat generasi muda terhadap hadrah terus meningkat. Jika dahulu hadrah lebih banyak berkembang di lingkungan pesantren dan Majlis Ta'lim, kini group-group Hadrah Al-Habsyi mulai tumbuh di sekolah menengah hingga perguruan tinggi.
"Kami melihat anak muda Lombok Timur sekarang semakin melek hadrah. Banyak grup baru bermunculan dan kualitas penampilannya juga semakin baik," ujarnya.
Ia menambahkan, kualitas vokal para pegiat hadrah muda juga semakin meningkat. Banyak pelantun shalawat muda yang memiliki kemampuan vokal baik dengan pengucapan yang jelas dan teknik yang semakin matang.
Lebih jauh, Wahyu melihat hadrah kini telah berkembang menjadi ruang sosial yang positif bagi generasi muda. Tidak sedikit majlis hadrah yang menjadi tempat berkumpul, belajar agama, berlatih seni, sekaligus mempererat persaudaraan.
Karena itu, ia berharap seni Hadrah Al-Habsyi ke depan tidak hanya bertahan sebagai kesenian tradisional Islam, tetapi juga menjadi media dakwah yang mampu merangkul generasi muda dengan pendekatan yang lebih kreatif dan sejuk.
Festival Gebyar 2026 Lomba Hadrah Al-Habsyi Se-Lombok Timur membuka pendaftaran mulai 26 Mei hingga 4 Juni 2026. Technical meeting dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni 2026, sedangkan pelaksanaan lomba akan digelar pada 11-12 Juni 2026.
Peserta harus berasal dan berdomisili di Lombok Timur dengan jumlah maksimal 15 orang dalam satu group. Setiap kelompok diwajibkan membawakan satu lagu wajib, yakni Shalawat Burdah, serta satu lagu pilihan antara Ya Muhaimin Ya Salam atau Thala'al Badru. Durasi penampilan ditetapkan selama 15 menit dan peserta tidak diperkenankan menggunakan alat musik elektrik.
Panitia juga menyiapkan total hadiah pembinaan sebesar Rp4,5 juta disertai piala dan piagam penghargaan bagi para pemenang.
Untuk informasi dan pendaftaran, peserta dapat menghubungi panitia melalui Ihsan di nomor WhatsApp 0877-5974-2588 atau Hilman di nomor 0877-3534-9990.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar