Progres Nihil dan Intimidasi Awak Media, Dapur MBG Labulia 2 Terancam Ditutup Permanen
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Tengah - Reportase7.com
Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Labulia kini berada dalam pengawasan ketat. Tim Pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan bahwa renovasi Dapur MBG Labulia 2 menunjukkan progres yang sangat minim dan jauh dari standar kelaikan yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan hasil inspeksi, aktivitas di lokasi hanya sebatas pembongkaran gerbang dan pemisahan struktur. Tidak ditemukan adanya perbaikan substansial maupun pengadaan unit dapur baru. Kondisi area dapur dinilai masih tidak standar dan rentan bagi pengolahan makanan bergizi.
Atas temuan tersebut, Pemerintah Provinsi NTB bersama BGN memberikan tenggat waktu 7 hari bagi pengelola untuk melakukan perubahan fisik secara nyata.
"Jika dalam tujuh hari ke depan progres tetap nihil, kami akan menerbitkan Surat Peringatan 2 (SP2). Tanpa tindak lanjut yang jelas, operasional dapur terancam ditutup permanen," tegas perwakilan tim pengawas BGN, pada Selasa 10 Februari 2026.
Sebagai langkah pengawasan melekat, petugas pendamping kini diwajibkan mengirimkan dokumentasi foto progres fisik setiap sore hari untuk memastikan adanya pengerjaan di lokasi.
Situasi memanas saat tim media melakukan investigasi lapangan pada Selasa (10/2). Pemilik dapur dan karyawan melakukan perlawanan keras serta melakukan intimidasi terhadap wartawan yang mengambil foto bangunan dari luar area dapur.
Direktur FP4 NTB, Lalu Habib, mengecam keras aksi penghalangan kerja jurnalistik tersebut. Ia menegaskan bahwa program MBG adalah program nasional yang dibiayai negara, sehingga transparansi adalah hal mutlak.
"Malah jadi pertanyaan besar, ada apa di dalam dapur tersebut hingga melarang wartawan memotret dari luar? Tidak ada larangan bagi masyarakat atau media untuk mendokumentasikan bangunan atau menu MBG. Ini demi kualitas gizi anak bangsa," ujar Lalu Habib.
Kepala SPPG Labulia 2, Jamaludin, membenarkan temuan tim pengawas BGN terkait lambatnya progres fisik di lokasi. Melalui pesan singkat, ia menyatakan bahwa kondisi tersebut masih dalam tahap pengerjaan oleh pihak mitra. "Iya memang benar dan itu masih progres dari mitra," ungkapnya singkat.
BGN dan elemen masyarakat sipil berkomitmen untuk terus memantau mitra penyedia guna memastikan standar kesehatan dan keamanan pangan tidak dikompromikan. Langkah tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang dinilai menghambat kesuksesan program strategis nasional ini.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar