Hujan Deras Picu Longsor di Jalur Pusuk Sembalun, Akses Jalan Lumpuh Total
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Timur – Reportase7.com
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lombok Timur pada Minggu siang (8/2/2026) menyebabkan bencana tanah longsor di kawasan bawah Pusuk menuju Sembalun. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.30 WITA tersebut mengakibatkan material longsor menutupi seluruh badan jalan, sehingga akses transportasi roda dua maupun roda empat lumpuh total.
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari Camat Sembalun, jajaran Polsek, Koramil, serta Damkarmat Pos Sembalun telah berada di lokasi untuk melakukan pengamanan. Namun, upaya evakuasi material longsor masih terkendala karena tebalnya reruntuhan yang memerlukan bantuan alat berat.
Camat Sembalun, Suherman, S.STP, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa pihaknya bersama aparat keamanan dan warga setempat sedang berupaya maksimal di lapangan.
"Kami bersama Polsek, Koramil, Damkarmat, dan warga bergotong-royong menyingkirkan reruntuhan dengan alat seadanya. Saat ini kami masih menunggu alat berat yang sedang dalam perjalanan menuju lokasi," ujar Suherman.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memberikan atensi langsung terhadap peristiwa ini. Beliau telah menginstruksikan pengiriman alat berat ke lokasi longsor sesegera mungkin guna menjamin keamanan serta kenyamanan para pengguna jalan yang terjebak di jalur tersebut.
Mengingat jalur utama Pusuk-Sembalun belum dapat dilalui, pihak berwenang menyarankan pengalihan arus lalu lintas kendaraan dari arah Sembalun menuju Suela. Disarankan putar balik menuju arah Sambelia atau arah KLU. Sementara kendaraan dari arah Suela menuju Sembalun, disarankan kembali ke arah Pringgabaya.
Camat Sembalun juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.
"Kami meminta masyarakat yang akan menuju Sembalun maupun sebaliknya untuk sementara waktu tidak melalui jalur Pusuk sampai kondisi dipastikan betul-betul aman," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, jalur tetap ditutup total bagi semua jenis kendaraan hingga proses pembersihan material oleh alat berat selesai dilakukan.
Pewarta: RS
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar