Sumbawa Barat - Reportase7.com

Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Aula Kantor Kecamatan Brang Rea, saat Koperasi Konsumen Syariah TBA menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku 2025. Wajah-wajah sumringah para peserta, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM, pedagang kecil, dan petani, menjadi cerminan kepuasan atas manfaat program koperasi yang mereka rasakan langsung, Senin 20 April 2026.

Meskipun agenda RAT ini mengalami penyesuaian jadwal dari rencana akhir 2025 dikarenakan sejumlah kendala teknis, antusiasme anggota tidak surut. Dalam forum tersebut, pengurus memaparkan capaian membanggakan, yakni berhasil menghimpun 95 anggota aktif hanya dalam kurun waktu dua bulan.

Salah satu poin penting yang ditegaskan pengurus adalah komitmen transparansi dalam penyaluran modal. Penyaluran pinjaman modal usaha kini dilakukan secara non-tunai melalui rekening Kartu Sumbawa Barat Maju, sebuah langkah yang dinilai lebih aman dan akuntabel.

Keberhasilan Koperasi Konsumen Syariah TBA tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp450 juta pada tahun 2025 khusus untuk Kecamatan Brang Rea. 

Dana tersebut terbukti efektif menggerakkan roda ekonomi lokal, membantu perputaran modal pelaku usaha kecil yang mengandalkan ekonomi harian untuk menopang kebutuhan keluarga. 

Dalam sesi tanya jawab, para anggota dengan kompak menyatakan bahwa skema pembiayaan ini sangat membantu dan dirasakan manfaatnya secara nyata.

Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov., yang hadir dalam kesempatan tersebut, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas agar program-program pro-rakyat tetap berjalan optimal.


"Dengan banyaknya program pro-rakyat yang telah berjalan, mari kita jaga dan kita rawat bersama. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kondusivitas dan kebersamaan, jangan sampai ada perdebatan yang menghambat kemajuan kita," ujar Hj. Hanipah.

Camat Brang Rea, Arkamuddin, S.Pi., M.Si., dalam pandangannya, menilai bahwa kehadiran koperasi syariah berbasis TBA ini menjadi fondasi penguat ekonomi lokal yang sangat selaras dengan potensi sumber daya di wilayah Brang Rea.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Diskoperindag, Suryaman, S.STP., M.Si., mengingatkan bahwa RAT bukan sekadar formalitas tahunan. "RAT adalah fondasi utama bagi tata kelola koperasi yang sehat dan transparan. Koperasi ini harus terus tumbuh dari, oleh, dan untuk anggotanya," pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, Koperasi Konsumen Syariah TBA diharapkan dapat terus menjadi pilar ekonomi yang kokoh bagi masyarakat Kecamatan Brang Rea di masa mendatang.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01