Modal Rp25 Ribu, Ibu Rumah Tangga di Lombok Ini Berhasil Buat Kuliner Pizza Jumbo untuk Keluarga

 LOMBOK – REPORTASE 7
 Kreativitas ibu rumah tangga di Lombok kembali membuktikan bahwa makanan modern tidak selalu harus mahal. Seorang ibu rumah tangga bernama Yanti berhasil membuat kuliner pizza rumahan berukuran jumbo hanya dengan modal sekitar Rp25 ribu untuk dinikmati bersama keluarganya pada Rabu (25/3/2026).

Kuliner Pizza buatan Yanti terlihat menggugah selera dengan topping sosis, saus tomat, dan taburan keju parut. Yang menarik, pizza tersebut dimasak hanya menggunakan wajan biasa di atas kompor gas tanpa oven.

Dari dokumentasi yang diambil saat proses memasak, terlihat adonan pizza mengembang sempurna di atas wajan dengan api kecil. Setelah matang, pizza kemudian dipotong menjadi beberapa bagian besar dan siap disantap bersama keluarga.

“Buat sendiri lebih hemat dan bisa makan ramai-ramai,” kata Yanti dilansir dari media online Lombokepo, 27 Maret 2026.

Bahan Pizza Sederhana dan Murah

Yanti menjelaskan bahwa kuliner pizza tersebut dibuat dari bahan yang sangat sederhana dan mudah ditemukan di warung sekitar rumah. Bahkan total biaya yang dikeluarkan hanya sekitar Rp25.000.

Adapun bahan yang digunakan antara lain:

* Tepung terigu
* Telur
* Margarin
* Susu bubuk
* Fermipan (ragi instan)
* Air
* Gula
* Sosis (topping)
* Saus tomat
* Keju parut

Menurutnya, bahan tersebut cukup untuk membuat satu adonan besar yang bisa menjadi beberapa potong pizza.

Biaya yang relatif murah ini membuat pizza rumahan menjadi alternatif makanan keluarga yang ekonomis namun tetap bergizi.

Proses Pembuatan yang Mudah Ditiru

Dalam proses pembuatannya, Yanti terlebih dahulu mencampurkan semua bahan adonan seperti tepung, telur, gula, fermipan, margarin, dan susu bubuk ke dalam satu wadah.

Kemudian adonan diuleni hingga kalis atau sampai teksturnya lembut dan elastis.

“Diadon sampai tidak lengket di tangan,” jelasnya.

Setelah itu, adonan dimasukkan ke dalam wadah dan didiamkan beberapa waktu hingga mengembang. Proses ini penting agar tekstur roti menjadi empuk.

Setelah adonan mengembang, adonan kemudian diratakan di atas wajan dan mulai diberi topping seperti saus, sosis, dan keju.

Dipanggang Pakai Wajan dan Api Kecil

Yang membuat pizza ini unik adalah teknik memasaknya. Tanpa oven, Yanti hanya menggunakan wajan biasa dan kompor gas.

Pizza dipanggang dengan api kecil agar matang merata. Ia juga memastikan bagian bawah tidak gosong dengan cara mengontrol panas kompor.

Teknik ini terbukti efektif karena hasil pizza terlihat matang sempurna dengan bagian bawah yang kecoklatan dan bagian atas topping yang meleleh.

Metode ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin membuat pizza tetapi tidak memiliki oven di rumah.

Seperempat Adonan Jadi Pizza Jumbo

Yanti juga mengungkapkan bahwa adonan yang dibuat cukup banyak. Bahkan seperempat adonan saja sudah bisa menghasilkan satu pizza ukuran besar.

Hal ini karena adonan yang menggunakan fermipan akan mengembang setelah didiamkan.

Dengan begitu, satu adonan bisa dibagi menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan keluarga.

Cara ini tentu jauh lebih hemat dibandingkan membeli pizza di restoran cepat saji.

Momen Kebersamaan Keluarga

Pizza yang sudah matang kemudian dipotong dan langsung dinikmati bersama keluarga. Terlihat salah satu anggota keluarga mengambil satu potong pizza yang masih hangat.

Momen sederhana ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga Yanti. Selain menikmati makanan, mereka juga menikmati waktu kebersamaan.

Memasak sendiri di rumah memang sering menjadi cara sederhana untuk mempererat hubungan keluarga.

Selain itu, anak-anak juga bisa belajar tentang proses memasak dan menghargai makanan.

Tren Pizza Rumahan Semakin Populer

Belakangan ini, tren membuat pizza rumahan memang semakin populer di berbagai daerah termasuk Lombok. Banyak keluarga mulai mencoba membuat sendiri karena lebih hemat dan praktis.

Selain itu, resep pizza sederhana juga mudah ditemukan melalui internet sehingga semakin banyak yang mencoba.

Pizza rumahan juga bisa dikreasikan sesuai selera, baik dari topping maupun ukuran.

Hal ini membuat makanan tersebut semakin diminati sebagai menu alternatif keluarga.

Berpotensi Jadi Peluang Usaha Rumahan

Selain untuk konsumsi keluarga, pizza rumahan seperti ini juga berpotensi menjadi usaha kecil. Dengan modal sekitar Rp25 ribu, jika dijual per potong tentu bisa menghasilkan keuntungan.

Banyak usaha kuliner rumahan yang awalnya hanya coba-coba, kemudian berkembang karena banyak peminat.

Jika dikembangkan dengan kemasan menarik dan variasi rasa, pizza seperti ini bisa menjadi peluang usaha tambahan bagi ibu rumah tangga.

Kreativitas dari Dapur Sederhana

Apa yang dilakukan Yanti menunjukkan bahwa kreativitas tidak selalu membutuhkan modal besar. Dari dapur sederhana, ia mampu membuat makanan yang disukai keluarga.

Hal ini juga mencerminkan semangat kemandirian keluarga dalam memenuhi kebutuhan makanan secara kreatif.

Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, ide seperti ini bisa menjadi inspirasi banyak keluarga.

Kesimpulan

Kuliner Pizza rumahan buatan Yanti menjadi contoh bahwa makanan enak tidak harus mahal. Dengan modal sekitar Rp25 ribu dan bahan sederhana, pizza ukuran jumbo bisa dibuat sendiri di rumah.

Proses pembuatannya pun cukup mudah, mulai dari mencampur bahan, menguleni adonan hingga kalis, mendiamkan hingga mengembang, hingga memanggang menggunakan wajan dengan api kecil.

Selain hemat, kegiatan ini juga menciptakan kebersamaan keluarga dan bahkan berpotensi menjadi peluang usaha kecil.

Kisah ini membuktikan bahwa dari dapur sederhana di Lombok, lahir inspirasi kuliner kreatif yang bisa ditiru oleh siapa saja.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 02