Akses Utama Lumpuh, Masyarakat Rhee Kecam Pembiaran Jalan Rusak oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa

Sumbawa – Reportase7.com

Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Simpang Rhee menuju Desa Rhee Loka sepanjang kurang lebih 2 kilometer kian memprihatinkan. Kerusakan jalan yang menyerupai "kubangan kerbau" ini memicu kemarahan warga setempat karena dianggap luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Dinas terkait selama bertahun-tahun.

Salah satu tokoh masyarakat setempat Dawit Adal Adji ​menyoroti kerusakan jalan tersebut. Menurutnya jalan yang sangat parah ini bukan sekadar hambatan mobilitas, melainkan telah menjadi ancaman nyata bagi keselamatan nyawa warga. 

Berdasakan pantauan dan laporan masyarakat, insiden kecelakaan terjadi hampir setiap hari. Salah satu Kepala Dusun setempat dilaporkan mengalami cacat permanen pada tangan akibat kecelakaan di titik jalan rusak, Senin 09 Februari 2026.

Pelajar yang melintas setiap hari terjebak dalam situasi berbahaya, di mana insiden kerap terjadi karena pengendara berebut jalur yang lebih layak guna menghindari lubang dalam.

Ia menegaskan bahwa ​masyarakat Rhee merasa diperlakukan tidak adil, mengingat wilayah Rhee merupakan lumbung pangan yang produktif. Kontribusi ekonomi wilayah ini sangat signifikan, namun tidak dibarengi dengan fasilitas infrastruktur yang memadai. 

​Lahan Basah (Padi) ±300 hektar yang berproduksi dalam 3 musim tanam per tahun. Sementara lahan kering (Jagung): Lebih dari 1.000 hektar.

​"Kami merasa dianaktirikan. Kami rutin membayar pajak yang terus meningkat dan menyumbang hasil bumi yang besar untuk daerah, tapi jalan satu-satunya akses ekonomi kami dibiarkan hancur seperti ini," ujar Dawit Adal Adji, saat dihubgi media Reportase7. 

​Kekecewaan warga semakin memuncak karena merasa tidak ada kanal pengaduan yang responsif. 

Hingga saat ini, warga mengaku kesulitan menemui pejabat daerah, mulai dari Bupati hingga anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

​Masyarakat Rhee mendesak Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk segera melakukan perbaikan total pada ruas jalan Simpang Rhee – Rhee Loka demi kelancaran akses ekonomi dan pendidikan. 

"Kami meminta kepada pemerintah agar segera mengambil sikap tegas sebelum jatuh korban jiwa yang lebih banyak. Membuka ruang dialog antara pejabat daerah dengan masyarakat terdampak," tegasnya. 

​Kondisi ini mencerminkan kegagalan pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur dasar yang layak. Jika tidak segera ditangani, masyarakat mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar guna menuntut hak mereka sebagai warga negara dan pembayar pajak.

Pewarta: Mulyadi
Editor: R7 - 01