(Foto: Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd, pada acara festival Tunas Ibu 2023)

Sumbawa - Reportase7.com

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar kegiatan Festival Tunas Ibu yang dibuka langsung oleh Wabup Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Madilaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa. Rabu, (1/11/2023).

Acara berlangsung meriah dan khidmat yang diikuti oleh Majelis Adat Lembaga Adat Tana Samawa, Kepala Pusat Pengembangan Dan Perlindungan Bahasa Dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset Dan Teknologi, Drs. Imam Budi Utomo, M. Hum, Kepala Pusat Pembinaan Bahasa Dan Sastra, Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, Dr. Muh. Abdul Khak, M. Hum, Kepala Pusat Penguatan Dan Pemberdayaan Bahasa Dan Sastra, Badan Pengembangan dan  Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi, Dr. Iwa Lukmana, MA. Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTB, Dr. Puji Retno Hardiningtyas, M. Hum, serta OPD terkait.

Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut ambil bagian dalam Festival Tunas Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi NTB di Pulau Sumbawa, dimana festival ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat berharga dalam rangka melestarikan dan memperkaya bahasa dan juga sastra daerah di Nusa Tenggara Barat, khususnya di pulau sumbawa.

"FTBI ini juga merupakan bagian penting dari upaya kita untuk mempromosikan bahasa ibu dan sastra daerah sebagai warisan budaya yang tak ternilai, yang perlu dilestarikan dan terus dikembangkan," ungkap Hj. Novi Wabup Sumbawa.

Dikatakan Wabup Sumbawa, melalui kegiatan ini siswa-siswi SD dan SMP dapat memiliki kesempatan untuk menunjukkan apa yang mereka pelajari dan mampu menciptakan karya-karya kreatif dalam bahasa ibu mereka. Dengan adanya lomba ini, Wakil Bupati berharap generasi muda se-pulau sumbawa akan semakin mencintai dan memahami nilai-nilai budaya lokal.


"Kita menyadari bahwa anak-anak jaman sekarang cenderung lebih akrab dengan bahasa asing, seringkali lebih bangga dengan kemampuan berbahasa asing, hal yang sama harusnya terjadi pada eksistensi bahasa daerah kita," terangnya.

Dengan festival tunas bahasa ibu sebagai puncak dari program merdeka belajar, dilakukan dalam menjaga dan mempromosikan bahasa ibu, merupakan kesempatan yang berharga untuk melihat pencapaian serta memotivasi semua pihak agar terus berpatisipasi dalam program revitalisasi bahasa daerah.

Ia menyampikan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang terlah berkontibusi dalam penyelenggaraan acara ini, sehingga legiatan tersebut FTBI berjalan demgan sukses dan lancar.

"Semoga semangat kecintaan pada bahasa dan sastra daerah terus berkembang di seluruh wilayah NTB khususnya di Kabupten Sumbawa," tandasnya.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01