TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Lalu Welly Viddi Hamid Pimpin Muaythai Lombok Tengah, Bidik Organisasi Solid dan Cetak Atlet Berprestasi

      Lalu Welly Viddi Hamid Pimpin Muaythai Lombok Tengah, Bidik Organisasi Solid dan Cetak Atlet Berprestasi

      Lombok Tengah - Reportase7.com

      Kepengurusan Muaythai Kabupaten Lombok Tengah memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) yang digelar di RZK Gyme, Kelurahan Gerunung, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Welly Viddi Hamid terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Muaythai Kabupaten Lombok Tengah periode 2026–2030, Minggu 13 September 2026.

      Muskablub tersebut dihadiri Ketua Muaythai Provinsi NTB Eddy Sophiaan, S.T., Ketua KONI Lombok Tengah Samsul Rizal, S.H., M.H., Ketua Plt Muaythai Lombok Tengah Muhammad Nabahani, Wakil Ketua M. Wirawan Hidayat, para pelatih, wasit dan juri, serta seluruh atlet Muaythai se-Kabupaten Lombok Tengah.

      Terpilihnya Lalu Welly secara aklamasi diharapkan menjadi momentum konsolidasi besar-besaran untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan pembinaan atlet Muaythai di Lombok Tengah.

      Ketua panitia sekaligus Plt Muaythai Lombok Tengah, Muhammad Nabahani, berharap kepengurusan baru mampu menyatukan seluruh Camp atau Sasana yang ada. Menurutnya, penyatuan kekuatan antar-Camp menjadi salah satu kunci untuk membangun pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.

      “Kami berharap Muaythai Lombok Tengah dapat melebur menjadi satu, semua Camp atau Sasana bersatu untuk kemajuan olahraga, khususnya atlet Muaythai,” ujarnya.

      Ketua Muaythai Provinsi NTB Eddy Sophiaan menegaskan bahwa terbentuknya kepengurusan baru bukan sekadar pergantian struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi titik awal pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi atlet.

      Eddy mengatakan, setelah kepengurusan baru terbentuk dan dikukuhkan, sejumlah agenda serta event Muaythai NTB telah menanti. Karena itu, ia meminta seluruh unsur Muaythai di Lombok Tengah mengedepankan persatuan dan kebersamaan.

      “Persatuan dan kebersamaan adalah kunci sukses dalam meraih apa yang dicita-citakan,” tegasnya.

      Ia menjelaskan, Muskablub merupakan bagian dari mekanisme pengambilan keputusan tertinggi sekaligus forum kedaulatan organisasi di tingkat kabupaten.

      Dalam menjalankan organisasi, kata Eddy, terdapat dua aspek penting yang harus berjalan beriringan, yakni manajemen organisasi dan manajemen lapangan.

      Eddy juga menyoroti minimnya jumlah Camp Muaythai di Lombok Tengah. Saat ini, kata dia, hanya terdapat sekitar enam Camp.

      “Di Lombok Tengah ini hanya ada enam Camp. Ini sangat terbatas dan butuh penambahan. Kami harap di setiap kecamatan harus ada Camp atau Sasana agar pendistribusian atlet dapat dipermudah,” katanya.

      Ia menegaskan, penguatan organisasi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pembinaan.

      “Kita perkuat organisasi ini, harus kompak untuk memajukan atlet Muaythai ini,” ujarnya.


      Pelatih dan Juri Didorong Wajib Berlisensi


      Selain persoalan jumlah Camp, Eddy juga menyoroti kualitas sumber daya manusia, khususnya pelatih, wasit dan juri Muaythai di NTB. Ia mendorong seluruh pelatih, wasit dan juri memiliki legalitas serta lisensi resmi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh perangkat pertandingan memahami aturan, regulasi dan sistem penilaian secara seragam.

      “Untuk memastikan pemahaman yang seragam terhadap aturan, regulasi, dan sistem penilaian pertandingan,” jelasnya.

      Eddy menyebut peningkatan kapasitas SDM merupakan bagian penting dalam upaya membawa prestasi Muaythai NTB naik kelas.

      “Membina sumber daya manusia agar prestasi olahraga Muaythai di NTB bisa naik kelas. Insya Allah dua bulan ke depan kita akan adakan Bimtek juri dan pelatih,” tegasnya.

      Ia juga meminta kepengurusan baru tidak hanya berkutat pada urusan administrasi organisasi, tetapi mampu menghadirkan program dan kompetisi yang membuat atlet terus aktif berlatih dan mengasah kemampuan.

      “Pengurus yang akan datang harus mampu mendongkrak para atlet dengan cara membentuk atau mengadakan kegiatan agar para atlet tetap mengasah kemampuannya,” katanya.

      Sementara itu, Ketua KONI Lombok Tengah Samsul Rizal, S.H., M.H., meminta kepengurusan Muaythai yang baru memiliki komitmen kuat dalam membangun olahraga dan mencetak prestasi.

      Menurutnya, semangat sportivitas dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan organisasi.

      Samsul juga menilai persoalan lisensi pelatih dan juri sangat vital. Profesionalisme perangkat pertandingan dan pelatih, menurutnya, menjadi bagian penting dalam membangun cabang olahraga yang kredibel.

      “Artinya ke depan ini organisasi atau cabor kuat secara organisasinya dan kuat secara kelembagaannya. Harus solid dan punya program kerja yang sistematis dan terorganisir,” ungkapnya.

      Ia meminta pengurus memiliki target yang jelas dan terukur.

      “Harus tahu ke depan kita menuju apa, dua tahun ke depan kita akan meraih apa dan tiga tahun ke depan kita akan menuju ke mana. Perencanaannya harus terstruktur,” tegas Samsul.

      Ia juga mendorong seluruh SDM Muaythai di Lombok Tengah untuk bersinergi agar olahraga tersebut semakin dikenal dan digemari masyarakat.

      KONI Lombok Tengah, kata Samsul, siap memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan minat para atlet.

      “Insya Allah, KONI Lombok Tengah akan hadir,” ucapnya.

      Samsul menegaskan persoalan lisensi juga semakin penting dalam menghadapi agenda olahraga tingkat nasional, termasuk PON.

      “Untuk menghadapi PON, pelatih dan juri harus memiliki lisensi. Apalagi kita NTB sebagai tuan rumah, tentu persiapan harus matang secara organisasi dan kelembagaan,” pungkasnya.

      Ketua Muaythai Lombok Tengah terpilih, Lalu Welly Viddi Hamid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah menyelenggarakan Muskablub hingga berjalan lancar.

      Ia berharap amanah yang diberikan kepadanya dapat dijalankan dengan membawa Muaythai Lombok Tengah menuju organisasi yang lebih baik, lebih maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

      “Kami akan berusaha mencetak atlet-atlet Muaythai berprestasi ke depan,” ucapnya.

      Welly juga menegaskan akan membangun sinergi dengan KONI, stakeholder terkait dan para pelatih untuk mempercepat proses sertifikasi SDM Muaythai.

      Baginya, pembenahan organisasi, peningkatan kualitas pelatih dan juri, serta pembinaan atlet harus berjalan secara bersamaan.

      “Muaythai Lombok Tengah tangguh, kuat dan berprestasi,” pungkasnya.

      Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, Muaythai Lombok Tengah kini dituntut tidak hanya mampu membangun organisasi yang solid, tetapi juga membuktikan diri melalui program nyata dan prestasi atlet di level daerah, nasional hingga internasional.

      Pewarta: Red
      Editor: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Ads
      Ads

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com