TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Optimalisasi 1.000 HPK, Dinkes KSB dan FK UNAIR Gelar Seminar dan Bakti Sosial

       
      Optimalisasi 1.000 HPK, Dinkes KSB dan FK UNAIR Gelar Seminar dan Bakti Sosial

      Sumbawa Barat – Reportase7.com

      Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat turut memperkuat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) melalui rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan bakti sosial kesehatan. Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Kesehatan “Optimalisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Dari Persiapan Kehamilan hingga Menyusui dalam Mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045” yang berlangsung di Aula Serda Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Jumat (07/08/2026).

      Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat FK UNAIR tersebut dilaksanakan selama tiga hari, 7–9 Agustus 2026, sebagai bentuk implementasi kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Universitas Airlangga. Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat selaku perangkat daerah pengampu urusan kesehatan turut berperan dalam koordinasi, persiapan, hingga pelaksanaan rangkaian kegiatan.

      Seminar kesehatan dibuka secara resmi oleh Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.O.G., Subsp. Urogin-RE., Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kapolres Sumbawa Barat, Danramil, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, organisasi perempuan, tenaga kesehatan, serta berbagai unsur masyarakat. Seminar tersebut diikuti oleh lebih dari 300 peserta.

      Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Barat menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan kontribusi FK UNAIR dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat. Menurutnya, pembangunan kesehatan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dunia usaha, organisasi profesi, dan masyarakat.

      Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk dalam pengembangan tenaga medis dan dokter spesialis, diharapkan dapat terus diperkuat dan ditindaklanjuti menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

      Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui berbagai program dan inovasi daerah. Kehadiran FK UNAIR melalui kegiatan pengabdian dan bakti sosial diharapkan semakin memperluas manfaat pelayanan sekaligus memperkuat upaya pembangunan kesehatan di daerah.
      Kolaborasi seperti ini harus terus kita jaga dan kembangkan. Pemerintah daerah tentu sangat terbuka terhadap kerja sama yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun pengembangan sumber daya manusia,” ujar Bupati.

      Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.M.R.S., M.Q.M., menyampaikan laporan pelaksanaan rangkaian kegiatan sekaligus apresiasi kepada FK UNAIR atas kontribusi dan pengabdian yang diberikan. Selama tiga hari, rangkaian kegiatan mencakup Seminar Kesehatan, Pelatihan Basic Life Support (BLS) bagi masyarakat umum, Donor Darah, Khitanan Massal, serta Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

      Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kapasitas masyarakat. Kerja sama yang dibangun juga diarahkan pada penguatan pendidikan dokter spesialis, pengembangan sumber daya manusia kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat.


      Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.O.G., Subsp. Urogin-RE., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat terhadap pelaksanaan rangkaian pengabdian kepada masyarakat FK UNAIR. Ia berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus dikembangkan dalam bidang pendidikan, penelitian, pelayanan, dan pengabdian kepada masyarakat.

      Dekan FK UNAIR kemudian menjadi narasumber utama dalam seminar kesehatan, dengan memberikan pemaparan mengenai pentingnya optimalisasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari persiapan sebelum kehamilan, masa kehamilan, persalinan, hingga masa menyusui. Materi tersebut memberikan penguatan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya periode awal kehidupan sebagai fondasi pertumbuhan, perkembangan, dan kualitas kesehatan anak di masa mendatang.

      Seminar yang diikuti lebih dari 300 peserta tersebut menjadi ruang edukasi dan berbagi pengetahuan yang melibatkan berbagai unsur, khususnya organisasi perempuan, tenaga kesehatan, kader, serta elemen masyarakat. Penguatan pemahaman mengenai 1.000 HPK diharapkan dapat mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Sumbawa Barat.

      Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga diharapkan dapat terus memperluas ruang kolaborasi, tidak hanya dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan tenaga kesehatan, dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

      Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari penguatan sinergi tersebut guna menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, memperluas akses masyarakat, dan mendukung terwujudnya KSB Maju Kesehatan serta generasi Sumbawa Barat yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

      Pewarta: Red
      Editor: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Ads
      Ads

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com