![]() |
| (Foto: Kepala SMKN 1 Lopok, Abdul Mujib,) |
Sumbawa – Reportase7.com
Animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke SMKN 1 Lopok pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 menunjukkan tren positif. Hingga memasuki tahap verifikasi berkas, tercatat sebanyak 168 calon siswa telah mendaftarkan diri melalui jalur afirmasi dan jalur nilai rapor.
Kepala SMKN 1 Lopok, Abdul Mujib, menyatakan bahwa lonjakan jumlah pendaftar tahun ini menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan vokasi di sekolah tersebut. Dari total 10 kompetensi keahlian yang ditawarkan, tiga jurusan mencuat sebagai pilihan utama pendaftar.
"SPMB tahun 2026 ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025. Animo masyarakat masih cukup tinggi, terutama pada kompetensi keahlian Geologi Pertambangan (GP), Teknik Kelistrikkan (TK), dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL)," ujar Abdul Mujib saat memberikan keterangan, Selasa 23 Juni 2026.
Merujuk pada data panitia penerimaan, jurusan Geologi Pertambangan (GP) memimpin dengan 54 pendaftar. Posisi berikutnya ditempati oleh Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) dengan 52 pendaftar, serta Teknik Kelistrikkan (TK) yang mengantongi 37 pendaftar.
Menurut Abdul Mujib, tingginya daya tarik ketiga jurusan tersebut sangat dipengaruhi oleh proyeksi masa depan lulusannya. Kurikulum yang sinkron dengan dunia industri membuat siswa dinilai lebih mudah terserap di pasar kerja.
"Animo masyarakat condong memilih jurusan-jurusan tersebut karena dianggap memiliki peluang lebih besar, baik untuk mendapatkan pekerjaan setelah lulus maupun akses tempat magang yang luas selama masa pendidikan," katanya menambahkan.
Pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027, SMKN 1 Lopok total menyediakan 10 program kompetensi keahlian. Seluruh proses seleksi dan penyaringan berjalan mengacu pada regulasi dan kuota daya tampung yang telah ditetapkan oleh dinas terkait. Pihak panitia saat ini tengah merampungkan verifikasi dokumen administrasi pendaftar untuk memastikan validitas data.
Melalui momentum peningkatan minat ini, manajemen sekolah berharap dapat menjaring bibit-bibit unggul yang siap dilatih menjadi tenaga kerja kompeten. Output lulusan yang terampil diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sekaligus mendorong penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Kabupaten Sumbawa.
Pewarta: Yola
Editor: R7 - 01

0Komentar