Ketua BAZNAS RI Tinjau Transformasi RSB dan Pimpin Panen Raya Jagung di Lombok Timur, Salurkan Bantuan Rp941 Juta
Redaksi
Font size:
12px
Lombok Timur - Reportase7.com
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, DR. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., melakukan kunjungan kerja strategis ke Kabupaten Lombok Timur pada Kamis 23 April 2026. Kunjungan ini diawali dengan meninjau kesiapan Rumah Sakit Lombok Timur yang akan bertransformasi menjadi Rumah Sehat BAZNAS (RSB), guna memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya. Dalam agenda tersebut, Ketua BAZNAS RI didampingi oleh Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, jajaran Forkopimda, serta Ketua BAZNAS Lombok Timur.
Dalam sambutannya, Bupati H. Haerul Warisin menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat di sektor pertanian yang digagas oleh BAZNAS RI. Di lahan seluas 50 hektar untuk jagung dan 25 hektar untuk padi, petani binaan telah membuktikan produktivitas yang luar biasa.
"Lombok Timur memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan dengan luas irigasi mencapai 45 ribu hektar. Selain itu, kami masih memiliki 113 ribu hektar lahan kering yang tetap produktif menghasilkan pangan meski mengandalkan curah hujan," ujar Bupati.
Ia menambahkan, pola tanam petani di wilayah selatan kini membaik menjadi dua kali setahun. Meski irigasi terbatas, optimalisasi embung rakyat dan sumur bor menjadi kunci keberhasilan para petani dalam memaksimalkan hasil bumi.
Mengingat Lombok Timur merupakan kabupaten dengan penduduk terpadat di NTB, Bupati menekankan bahwa sektor pertanian adalah penopang utama kesejahteraan. Sebagai bentuk perlindungan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melakukan inovasi dengan mendaftarkan kelompok tani ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, serta memberikan bantuan khusus bagi Marbot dan Guru Ngaji.
Ketua BAZNAS RI, DR. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., memberikan apresiasi tinggi dan menyemangati para petani untuk terus belajar dan berinovasi. Beliau mengimbau agar para petani tidak ragu meniru keberhasilan pengelolaan pertanian di negara maju seperti Thailand.
"Kita harus berani berinovasi dan mengelola pertanian secara lebih optimal agar hasil yang didapat bisa merubah status mustahik (penerima zakat) menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, BAZNAS RI menyerahkan bantuan modal usaha dan pengembangan sebesar Rp941 juta secara simbolis kepada kelompok tani jagung di wilayah tersebut.
Acara ditutup dengan prosesi panen raya jagung dan sesi foto bersama yang dihadiri oleh Ketua BAZNAS NTB, Ketua BAZNAS Lombok Timur, Dandim 1615/Lotim, Kajari Lombok Timur, jajaran Forkopimda, serta perwakilan kelompok tani setempat.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar