Sumbawa Barat – Reportase7.com
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Penyampaian ini merupakan amanat UU No. 23 Tahun 2014 dan PP No. 13 Tahun 2019 sebagai bentuk transparansi serta instrumen evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, Senin 02 Maret 2026.
Bupati Amar Nurmansyah menegaskan bahwa sepanjang tahun 2025, KSB menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dan konsisten di berbagai sektor makro pembangunan, didukung oleh stabilitas pemerintahan dan sinergi kuat antar-elemen masyarakat.
Bupati memaparkan sejumlah data yang menunjukkan keberhasilan program daerah seperti angka kemiskinan turun signifikan sebesar 1,25%, dari 12,23% (2024) menjadi 10,98% pada tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 76,46 poin, mengukuhkan KSB sebagai kabupaten dengan IPM tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Sementata pada sektor Ketenagakerjaan, tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berada di angka 4,13%, lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional (4,74%).
Pada bidang Ekonomi, meski ekonomi makro terkontraksi akibat dinamika sektor tambang, sektor non-tambang tumbuh fantastis sebesar 105,8%. Hal ini dipicu oleh mulai beroperasinya industri pengolahan (Smelter) yang menjadi tonggak awal transformasi KSB menuju daerah industri.
Dari sisi keuangan daerah, KSB menunjukkan kemandirian fiskal yang luar biasa. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp 2,881 triliun atau 150,47% dari target awal Rp 1,915 triliun. Sementara itu, belanja daerah terealisasi sebesar Rp 2,059 triliun (92,09%) yang difokuskan pada pelayanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur pariwisata.
"Yang membanggakan, kita kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut. Ini bukti komitmen kita pada tata kelola yang akuntabel," tegas Bupati Amar.
Pemerintah KSB juga memperkuat program jaring pengaman sosial melalui Kartu Sumbawa Barat Maju (KSB Maju) dan KSB Maju Luar Biasa. Hingga akhir 2025, program ini telah menjangkau 50.133 Kepala Keluarga (97,31% dari target). Program ini memastikan akses integrasi layanan kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial bagi setiap keluarga.
"Ini adalah langkah strategis kita. Sebuah fondasi untuk menghadirkan kesejahteraan bagi kita, anak-anak kita, hingga cucu-cucu kita di masa depan," tambah Bupati.
Banjir Penghargaan di Bidang Kesehatan dan Transparansi
Kerja keras Pemkab KSB di tahun 2025 turut diganjar berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya atas keberhasilan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM Award). UHC Award, Pengakuan atas jaminan kesehatan semesta bagi seluruh lapisan masyarakat. Badan Publik Informatif, mempertahankan predikat transparansi terbaik pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik NTB 2025.
Bupati Amar Nurmansyah mengajak seluruh jajaran DPRD dan elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi.
"Berbagai capaian ini adalah hasil kerja bersama. Meski tantangan tetap ada, dengan semangat kebersamaan, kita optimis KSB akan terus melesat maju menjadi daerah yang mandiri dan berdaya saing," pungkasnya.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01


0Komentar