(Foto: Siswi MAN 2 Mataram yang sukses mengukir prestasi lolos ke final di ajang FIKSI Nasional)


Mataram - Reportase7.com

Siswi MAN 2 Mataram kembali menggemparkan warga madrasah. Dengan bakat yang dimiliki, kedua siswi ini berhasil mengalahkan lawannya di ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI).

Saat dikonfirmasi Sabtu, (23/09/2023), Baiq Mutiya Harun Nisa mengatakan, "Di ajang ini kita diseleksi tiga tahap dan lolos ke final," ungkap remaja berparas manis ini.

Pada ajang yang diadakan Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ini, Tim Juara (jaga udara asri rangkai aksi) MAN 2 Mataram membuat aplikasi video dan animasi digital guna mencegah pemanasan global.

Baiq Mutiya Harun Nisa yang saat ini duduk dibangku kelas XI IPA dan Baiq Sekar Naila Fahira duduk di kelas XII IPA akan terbang ke Jakarta mengikuti Expo virtual FIKSI, pada tanggal 25-30 September mendatang.

FIKSI merupakan kompetisi kewirausahaan siswa SMA/MA tingkat nasional yang diadakan sebagai upaya mewadahi dan mengapresiasi siswa.

Serta menciptakan generasi muda yang akan menjawab tantangan zaman. Para siswa akan dengan jeli melihat peluang, memetakan mitra potensial dalam kolaborasi strategis.

Aplikasi ini akan dibuat fisiknya mirip permainan ular tangga yang didesain seperti kuis. Pada game ini ada tantangannya, jika ditekan tombol maka akan keluar saran untuk mencegah pemanasan global.

"Model game ini mirip permainan ular tangga," ujarnya.

Tidak hanya itu, namun rencananya game ini akan dibuat posternya untuk diperjualbelikan ke anak-anak TK dan PAUD. Sebanyak 300 siswa yang terbagi dalam 96 tim masuk final ajang FIKSI tingkat nasional.

Waka Humas MAN 2 Mataram Siti Rahmi mengatakan, persiapan ajang FIKSI tinggal finishing saja. Artinya dari sisi gambar untuk expo tinggal sedikit.

Sementara aplikasi game sudah ready dan akan disiapkan pembayaran melalui QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) karena akan dijual.

Kalau ada yang bayar nanti bisa lewat QRIS," imbuhnya.

Lanjut Siti Rohmi, siswa MAN 2 Mataram menjadi satu-satunya perwakilan NTB, bahkan Indonesia dari Kementerian Agama. Seleksi ajang FIKSI cukup ketat dan panjang prosesnya. "Kita bisa menjadi finalis pada ajang FIKSI dengan proses yang panjang," tandasnya.

Kepala MAN 2 Mataram Drs. H Lalu Syauki bersyukur atas pencapaian siswanya di ajang FIKSI tingkat nasional ini.

Apalagi tim MAN 2 Mataram lolos sebagai finalis dan menjadi satu-satunya perwakilan NTB dan Indonesia dari Kemenag.

"Kita berharap siswa terus meraih prestasi diberbagai ajang tingkat nasional," harapnya.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01