TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Dugaan Penganiayaan di Cafe Qiu-Qiu Balad, Korban Alami Luka Hidung hingga Tiga Jahitan, Pemda KSB Didesak Evaluasi Cafe dan Peredaran Miras

      Dugaan Penganiayaan di Cafe Qiu-Qiu Balad, Korban Alami Luka Hidung hingga Tiga Jahitan, Pemda KSB Didesak Evaluasi Cafe dan Peredaran Miras

      Sumbawa Barat - Reportase7.co

      Dugaan tindak pidana penganiayaan kembali mencoreng situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan Balad, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

      Seorang pria berinisial I (40), warga Lingkungan Bosok, Kelurahan Menala, dilaporkan mengalami luka pada bagian hidung hingga harus mendapatkan tiga jahitan setelah diduga menjadi korban penganiayaan di Cafe Qiu-Qiu, Sabtu sekitar pukul 04.00 Wita.

      Peristiwa tersebut dilaporkan oleh seorang pria berinisial R alias Acit, warga Lingkungan Dalam, Kecamatan Taliwang. Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian untuk mengungkap secara terang kronologi kejadian serta dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait.

      Kapolres Sumbawa Barat melalui Kasi Humas IPTU Anak Agung Made Subrata membenarkan adanya penanganan laporan dugaan penganiayaan tersebut, Minggu 04 Oktober 2026.

      Menurutnya, setelah menerima informasi kejadian, anggota piket Polsek Taliwang langsung melakukan pendampingan terhadap korban untuk memperoleh penanganan medis.

      “Anggota piket Polsek Taliwang melakukan pendampingan terhadap korban ke Rumah Sakit Asy-Syifa untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus dilakukan visum et repertum,” ungkap IPTU Agung.

      Berdasarkan hasil penanganan medis, korban mengalami luka pada bagian hidung dan mendapatkan tiga jahitan.

      Tidak berhenti di situ, sekitar pukul 05.30 Wita, korban mendatangi Polsek Taliwang untuk membuat laporan resmi atas dugaan tindak pidana yang dialaminya.

      Pihak kepolisian selanjutnya melakukan penanganan sesuai prosedur hukum. Keterangan korban dan pihak-pihak terkait akan didalami guna memastikan rangkaian peristiwa serta mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.

      Cafe Diduga Bermasalah Jadi Sorotan, Pemda KSB Jangan Tutup Mata

      Di balik kasus dugaan penganiayaan tersebut, keberadaan sejumlah cafe yang diduga beroperasi tanpa kelengkapan perizinan di kawasan Balad kembali menjadi sorotan publik.

      Aktivitas usaha hiburan malam, termasuk dugaan penjualan minuman keras (miras), dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah karena berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban dan keamanan masyarakat apabila tidak diawasi secara ketat.

      Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat didesak tidak sekadar menunggu munculnya insiden, tetapi segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap legalitas operasional cafe, kepatuhan perizinan, serta pengawasan penjualan minuman beralkohol.

      Jangan sampai kawasan yang semestinya menjadi ruang aktivitas ekonomi dan hiburan masyarakat justru berkembang menjadi titik rawan konflik dan gangguan Kamtibmas.

      Evaluasi tersebut perlu dilakukan secara objektif, terukur, dan sesuai ketentuan hukum, termasuk memberikan tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran perizinan maupun aturan peredaran minuman beralkohol.

      Insiden dugaan penganiayaan di Cafe Qiu-Qiu harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan aparat terkait. Jangan menunggu jatuhnya korban berikutnya baru kemudian bertindak.

      Masyarakat membutuhkan jaminan keamanan, sementara pelaku usaha wajib menjalankan aktivitasnya sesuai aturan yang berlaku. ?Penegakan hukum atas dugaan penganiayaan harus berjalan, dan pengawasan terhadap tempat hiburan malam di kawasan Balad tidak boleh dibiarkan menjadi persoalan yang terus berulang.

      Pewarta: Red
      Editor: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com