TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini, Pemprov NTB Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Lingsar

      Cegah Perundungan dan Pernikahan Dini, Pemprov NTB Gelar Sosialisasi di SMKN 1 Lingsar

      Lombok Barat — Reportase7.com

      Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan (bullying) serta kekerasan. Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Kekerasan Fisik dan Seksual serta Pendewasaan Usia Perkawinan bagi Satuan Pendidik se-NTB di SMKN 1 Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Senin, 21 September 2026.

      Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi NTB di Pulau Lombok, sebelum dilanjutkan ke Pulau Sumbawa. Edukasi diarahkan untuk memperkuat pemahaman siswa mengenai perlindungan diri, pencegahan kekerasan, serta pentingnya menuntaskan pendidikan.

      Wakil Gubernur NTB sekaligus Ketua Umum BKOW NTB, Indah Dhamayanti Putri, menyatakan edukasi ini bertujuan melengkapi pembelajaran dari para guru, khususnya dalam membangun kesadaran siswa terkait batasan pergaulan dan pentingnya menjaga kondusivitas sekolah.

      “Tujuannya tidak lain, kami melengkapi apa yang sudah diajarkan oleh Bapak Ibu Guru, menguatkan kembali, mengingatkan anak-anak kita akan pentingnya lingkungan sekolah dijaga dari hal-hal seperti bullying dan kekerasan terhadap perempuan. Lebih-lebih adanya kejadian yang berimbas pada tidak selesainya sekolah anak-anak di tingkat SMA,” ujar Indah.

      Ia juga menekankan bahwa pemahaman mengenai edukasi seksual perlu disampaikan secara tepat kepada para pelajar agar mereka memahami batasan dalam pergaulan lawan jenis secara bijak.

      “Pendidikan seksual hari ini bukan lagi menjadi hal yang tabu, tetapi harus dimaknai dengan baik. Pembelajaran itu bukan untuk menjadi bahan tertawaan dan candaan, melainkan untuk mengingatkan anak-anak akan batasan pergaulan antara perempuan dan laki-laki,” tegasnya.

      Selain itu, Indah mengimbau para siswa perempuan agar berani melapor jika mengalami tindakan kekerasan dan tidak memendam persoalan sendirian. Guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolah diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi siswa untuk berkonsultasi. Sementara bagi siswa laki-laki, ia mengajak mereka membangun sikap saling menghormati dan memastikan diri tidak melakukan kekerasan terhadap perempuan.

      Indah turut mendorong agar upaya pencegahan perundungan dan kekerasan tidak hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga menjadi agenda utama kepengurusan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

      Kepala SMKN 1 Lingsar, Ahmad Sabli, mengapresiasi kehadiran Wakil Gubernur NTB yang dinilainya memberikan motivasi sekaligus teladan positif bagi para siswa. Agenda ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Kepala Dinas Kesehatan NTB, serta Kepala Perwakilan BKKBN NTB.

      Pewarta: Yola
      Edi: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Ads
      Ads

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com