Dobrak Dominasi Sekolah Negeri, Kepala TK Swasta Asal Senggigi Raih Juara 1 Nasional/Provinsi di Ajang BPMP NTB 2026

Mataram - Reportase7.com

Sebuah kejutan besar mewarnai penutupan ajang Diseminasi Praktik Baik Program Prioritas 2025 dan Penganugerahan Pendidikan BPMP Nusa Tenggara Barat 2026. Di tengah dominasi peserta dari sekolah negeri, Riyadatul Jannah, S.Pd., Kepala Sekolah TK Tunas Bangsa Senggigi, berhasil mengukir sejarah dengan meraih Juara 1, mengungguli perwakilan kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat, Rabu 29 April 2026.

Acara yang berlangsung selama tiga hari (28–30 April 2026) di Hotel Lombok Garden ini diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB. 

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dari berbagai jenjang yang berkompetisi memaparkan inovasi dan praktik baik dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kemenangan Riyadatul Jannah menjadi sorotan utama dalam penganugerahan ini. Pasalnya, ia merupakan satu-satunya perwakilan dari sekolah swasta di kategorinya dan belum berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, keterbatasan status tersebut tidak menyurutkan kualitas kepemimpinan dan inovasi yang ia presentasikan di hadapan dewan juri.

Penilaian dilakukan secara ketat dan komprehensif, mencakup kebaruan ide dalam pengelolaan sekolah. Peningkatan signifikan pada mutu pembelajaran siswa.Potensi praktik baik untuk diterapkan dalam jangka panjang, dan kemampuan inovasi untuk dicontoh oleh satuan pendidikan lain.

Dalam suasana penuh haru, Riyadatul Jannah menyampaikan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras kolektif.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim guru dan keluarga besar TK Tunas Bangsa Senggigi. Ini adalah hasil kerja bersama. Kami percaya, yang terpenting bukan status, tetapi kerja nyata untuk anak-anak,” ungkapnya.


Pihak BPMP NTB menegaskan bahwa kemenangan ini murni berdasarkan kualitas dan bukti lapangan. Dalam sambutannya, perwakilan BPMP NTB menyatakan bahwa proses penilaian dilakukan secara transparan tanpa memandang status kelembagaan.

“Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar menunjukkan dampak nyata dalam peningkatan mutu pendidikan. Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” tegas perwakilan BPMP NTB.

Keberhasilan perwakilan dari Kabupaten Lombok Barat ini mengirimkan pesan kuat bagi dunia pendidikan di NTB bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh status sekolah negeri atau swasta, melainkan oleh komitmen, kreativitas, dan konsistensi.

Ajang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh kepala sekolah di NTB untuk terus berinovasi dan saling berbagi praktik baik demi mewujudkan peningkatan mutu pendidikan yang merata dan berkelanjutan di Bumi Gora.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01