(Foto: Ahmad Amrullah saat mendatangi pendopo Gubernur dan hendak mau gembok mobil dinas Gubernur NTB)


Mataram – Reportase7.com

Belum lama ini viral dua orang datang ke Pendopo Gubernur NTB untuk menggembok mobil dinas milik Gubernur. Mereka mengaku kontraktor dan datang menaggih utang proyek pada Pemprov NTB.

Pria bernama Ahmad Amrullah datang ke pendopo pada Rabu, 3 Mei 2023. Dia ingin menggembok dan memasang garis polisi pada mobil dinas Gubernur NTB sebagai bentuk protes utang Pemprov NTB pada rekanan belum terbayarkan. Namun saat itu tidak ada mobil dinas ditemui, sehingga berlalu pergi. (07/05/2023)

Belakangan terungkap, pria bernama Amrullah tersebut bukan merupakan kontraktor melainkan hanya simpatisan kontraktor. Itu terungkap atas pengakuannya sendiri melalui diskusi di Grup WhatsApp Pojok NTB.

“Kan saya simpatisan bukan kontraktor makanya ngamuk-ngamuk,” ungkap Amrullah di WhatsApp Group Pojok NTB.

Amrullah yang juga merupakan Kader PDIP DPC Lombok Timur itu juga mengumpulkan rekan kontraktor lainnya di Tuwa Kawa sebuah Cafe di Mataram. Pertemuan tersebut disebut melahirkan kesepakatan kontraktor akan menggelar aksi berkemah di Kantor Gubernur NTB dan menyegel Kantor BPKAD Provinsi NTB.

Namun kemarin terungkap bahwa beberapa rekan kontraktor yang diundang ke Tuwa Kawa sebenarnya dihubungi untuk halal bi halal, bukan untuk membahas rencana aksi. Namun usai rapat di Tuwa Kawa, Amrullah kemudian meminta mereka untuk membuat pernyataan sikap akan aksi kemah.

 Seorang kontraktor yang hadir dalam pertemuan tersebut, Yuni mengaku kaget acara yang semula halal bi halal digiring menjadi rencana aksi.

“Masak iya aku cewek mau kemah, dong anakku nangis di rumah. Teman-teman semua yang hadir dikira rapat biasa, halal bi halal. Aku kaget sampai berkemah segala,” tandasnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 6 Mei 2023.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01