(Foto: Wabup Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S. Pd., M. Pd, bersama anggota Komisi IV DPR RI, Perwakilan Ditjen Holtikultura serta Kepala Dinas Pertanian Sumbawa di Hotel Sernu)


Sumbawa - Reportase7.com

Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd., buka secara resmi Kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Petani dan Pelaku Usaha Hortikultura di Aula Hotel Sernu Sumbawa. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IV DPR RI, perwakilan Ditjen Hortikultura Kementan RI, dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi kepada Bapak H. Johan Rosihan, S.T., atas terselenggaranya kegiatan yang sangat bermanfaat bagi para petani dan pelaku usaha hortikultura yang ada di Kabupaten Sumbawa, terkhususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya cabai, bawang merah, termasuk memproduksi pupuk organik sebagai alternatif mengatasi masalah kelangkaan pupuk yang sering dialami para petani.

Wabup juga menuturkan bahwasanya, saat ini Pemkab Sumbawa tengah menggalakkan inovasi penggunaan pupuk organik pada tanaman hortikultura sebagai pengganti pupuk urea, NPK, dan pestisida.

Lanjutnya, dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan oleh pemakaian pupuk anorganik atau kimia, maka ke depannya Wabup optimis dapat menjadikan pertanian organik ini sebagai trend di kalangan masyarakat, petani dan pelaku usaha hortikultura.

Terakhir, Wabup Sumbawa berharap agar kegiatan bimtek ini dapat terus dilanjutkan di masa-masa yang akan datang dan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik serta menerapkan ilmu yang diterima guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya di lapangan.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR-RI, H. Johan Rosihan, S.T., mengatakan bahwa bimtek ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan SDM pertanian terutama para petani dan penyuluh pertanian di Kab. Sumbawa.

Oleh sebab itu, ia berharap agar para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga nantinya dapat menerapkan ilmu yang diterima pada bimtek ini, serta dapat di implementasikan dalam proses produksi pertanian.

Pewarta: Mulyadi
Editor: R7 - 01