TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Miris! Pasangan Lansia di Lombok Timur Tinggal di Gubuk Reyot, Keris Sasak Desak Pemkab Turun Tangan

      Miris! Pasangan Lansia di Lombok Timur Tinggal di Gubuk Reyot, Keris Sasak Desak Pemkab Turun Tangan

      Lombok Timur - Reportase7.com

      Di tengah geliat pembangunan Kabupaten Lombok Timur yang menggelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah, masih ada warga lanjut usia yang harus bertahan hidup dalam kondisi memprihatinkan. Potret pilu itu dialami pasangan suami istri lansia, Jenamin dan Temah, warga Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur.

      Pasangan yang belum dikaruniai anak tersebut terpaksa menjalani hari-hari mereka di sebuah gubuk reyot berdinding bambu yang sudah compang-camping. Kondisi tempat tinggal yang jauh dari kata layak itu menjadi saksi perjuangan keduanya dalam menjalani kehidupan sehari-hari dengan segala keterbatasan.

      Di tengah usia senja, Jenamin dan Temah masih harus bertahan dalam kondisi ekonomi yang sulit, sementara harapan untuk menikmati tempat tinggal yang layak belum juga terwujud.

      Kondisi tersebut akhirnya sampai ke telinga Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Keris Sasak. Tergerak oleh rasa kemanusiaan, Ketua Ormas Keris Sasak, Iskandar Junaidi yang akrab disapa Sibang, langsung menggerakkan anggotanya untuk mengumpulkan donasi secara sukarela demi membantu meringankan beban pasangan lansia tersebut.

      Pada Jumat (16/10/2026), rombongan Ormas Keris Sasak mendatangi kediaman Jenamin dan Temah untuk menyerahkan bantuan berupa sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, meskipun nilainya masih terbatas dibandingkan dengan kebutuhan mereka untuk mendapatkan hunian yang layak.

      Kedatangan rombongan itu sekaligus menjadi kesempatan bagi anggota Keris Sasak untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal dan kehidupan pasangan lansia tersebut. Keprihatinan mendalam pun dirasakan setelah menyaksikan sendiri keadaan yang mereka hadapi.

      Usai menyerahkan bantuan, Sibang menyampaikan keprihatinannya dan meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur agar memberikan perhatian serius terhadap kondisi Jenamin dan Temah.

      Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat rentan, khususnya warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan, mendapatkan perhatian dan perlindungan yang semestinya.

      Sibang secara terbuka menggugah para pemangku kebijakan, mulai dari Bupati Lombok Timur, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kapolres, hingga Direktur Utama PDAM, agar turun langsung melihat kondisi masyarakat di lapangan.

      “Kami berharap pemerintah tidak menutup mata. Tolong datang lihat langsung kondisi warga yang sangat memprihatinkan ini dan segera berikan bantuan pembangunan Rumah Layak Huni (Mahyani) untuk pasangan lansia Jenamin dan Temah di Dusun Kedome, Desa Ketapang Raya, agar mereka bisa hidup layak dan berkeadilan,” tegas Sibang.


      Menurutnya, pasangan lansia yang hidup dalam kondisi tempat tinggal tidak layak seperti Jenamin dan Temah perlu mendapatkan perhatian dalam pendataan serta penyaluran program bantuan pemerintah, termasuk program Rumah Layak Huni (Mahyani) dan perlindungan sosial lainnya, sesuai persyaratan yang berlaku.

      Baginya, kepedulian terhadap warga yang membutuhkan tidak cukup berhenti pada bantuan sembako atau uang tunai. Diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan agar mereka dapat menikmati kehidupan yang lebih layak, aman, dan bermartabat di usia senja.

      Kondisi Jenamin dan Temah menjadi pengingat bahwa di balik berbagai program pembangunan daerah, masih terdapat masyarakat yang membutuhkan perhatian mendesak. Kehadiran pemerintah di tengah warga rentan diharapkan tidak hanya melalui program di atas kertas, tetapi juga melalui pendataan yang akurat dan bantuan yang tepat sasaran.

      Ormas Keris Sasak berharap pemerintah desa, pemerintah kecamatan, serta OPD terkait segera melakukan verifikasi kondisi pasangan lansia tersebut dan menindaklanjutinya melalui program bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

      Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Ketapang Raya maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengenai status Jenamin dan Temah dalam daftar penerima bantuan sosial ataupun program Rumah Layak Huni (Mahyani).

      Kini, harapan sederhana pasangan lansia itu untuk memiliki tempat tinggal yang layak menanti perhatian dan langkah nyata dari pemerintah. Jangan sampai kondisi warga yang membutuhkan baru menjadi perhatian setelah suara kepedulian masyarakat menggema.

      Pewarta: RS
      Editor: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com