Menuju Indonesia Emas 2045, Muazzim Akbar Sosialisasikan Program Bangga Kencana di Praya
Lombok Tengah - Reportase7.com
Dalam rangka menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045, Anggota Komisi IX DPR RI H. Muhammad Muazim Akbar, S.IP., bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Futsal Calsio Leneng, Praya, Lombok Tengah, Kamis 15 Oktober 2026.
Kegiatan yang mengusung tema "Keluarga Berkualitas untuk Indonesia Emas" ini dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN NTB Dr. Lalu Makripuddin, M.Si., serta Kepala DP3AP2KB Kabupaten Lombok Tengah Kusriadi, S.KM., M.Si.
Muazim Akbar menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. "Melalui program Bangga Kencana, kita dorong masyarakat merencanakan keluarga yang sehat dan sejahtera. Dua anak cukup, yang penting tumbuh menjadi generasi cerdas dan berkarakter," tutur Muazim, putra asli Lombok Tengah tersebut.
Menurutnya, visi besar Indonesia Emas 2045 yakni menciptakan SDM unggul, ekonomi maju, dan pemerintahan yang efektif harus dimulai dari keluarga. Keluarga berkualitas adalah kunci utama.
"Yang ditekankan sekarang bukan hanya jumlah anak, tapi perencanaannya. Apakah kita mampu memberikan pendidikan dan makanan bergizi bagi anak-anak kita? Itu yang jadi pertimbangan," kata Muazim.
Isu pernikahan dini menjadi fokus utama sosialisasi. Anggota Komisi IX DPR RI tersebut menekankan pentingnya mematuhi batas usia ideal pernikahan, yaitu minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
Hal ini relevan dengan kondisi di NTB, di mana pernikahan usia dini masih menjadi persoalan utama terutama di Kabupaten Lombok Tengah.
Sementara Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makripuddin menjelaskan, pernikahan usia muda bukan hanya berisiko bagi ibu, tetapi juga bagi anak yang dilahirkan.
"Mencegah pernikahan dini berarti mencegah lahirnya generasi stunting," jelasnya.
Kepala DP3AP2KB Lombok Tengah, Kusriadi, mengungkapkan angka stunting di Kabupaten Lombok Tengah meningkat menjadi 29,8 persen dari sebelumnya 17,4 persen.
"Ini menjadi alarm bagi kita semua," tegasnya.
Program Bangga Kencana sendiri tidak hanya sekadar program keluarga berencana, melainkan gerakan nasional yang menyatukan berbagai aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi untuk mewujudkan generasi unggul yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Indonesia emas bukan hanya anak sehat, tetapi cerdas, kreatif dan maju.
Pewarta: Zakaria
Editor: R7 - 01


0 Komentar