Dukung Ketahanan Pangan dan Program MBG, Pemdes Anjani Melalui BUMDes Kembangkan Budidaya Ayam Petelur

Lombok Timur – Reportase7.com

Pemerintah Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Desa Anjani resmi memulai pengembangan unit usaha budidaya ayam petelur yang berlokasi di lahan milik pemerintah Desa.

​Kepala Desa Anjani (PAW), Muhammad Said, Sp., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari inovasi strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

​Setelah sukses mengelola destinasi wisata Embulan Borok dan melakukan renovasi pasar desa, sektor peternakan kini menjadi fokus baru. Proyek ayam petelur ini diawali dengan populasi 1.000 ekor ayam dengan total investasi sebesar Rp274.000.000.

​Anggaran tersebut dialokasikan secara komprehensif untuk pembangunan infrastruktur, yang meliputi, ​kandang modern berukuran 4 \times 26 meter, pagar pengaman keliling area peternakan, pembuatan sumur bor untuk ketersediaan air bersih, fasilitas penginapan bagi penjaga kandang dan lokasi gaji bagi 3 orang tenaga kerja lokal.

​"Insya Allah, kita targetkan dalam 45 hari atau satu setengah bulan ke depan, unit usaha ini sudah bisa mulai panen telur," ujar Said dalam wawancara media, Jumat 30 Januari 2026.

​Meski masa jabatannya akan berakhir dalam hitungan bulan, Muhammad Said menegaskan bahwa semangat membangun desa tidak boleh surut. Baginya, jabatan memiliki batas waktu, namun pengabdian dan regenerasi semangat usaha harus tetap hidup.

​"Tanggung jawab kita adalah mendidik generasi berikutnya untuk terus berkarya. Kita ingin menularkan semangat usaha mandiri ini agar pemuda desa memiliki jiwa kewirausahaan dan mampu mengelola potensi daerahnya sendiri," tambahnya.

​Said optimis bahwa unit usaha ini akan terserap maksimal oleh pasar, terutama dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masif di Kabupaten Lombok Timur. Pemdes Anjani berencana membangun sinergi sehat dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas pangan daerah.

​Proyek ini juga menjadi ruang bagi pemuda lokal dan lulusan akademik untuk mempraktikkan ilmu kewirausahaan mereka secara langsung di lapangan, sehingga mampu menekan angka pengangguran di tingkat Desa.

Pewarta: RS
Editor: R7 - 01