(Foto: Keindahan air terjun Oi Marai Bidadari di Desa Kawinda To'i Bima)


Bima - Reportase7.com

Selain menyisakan kaldera dengan diameter lebih dari 7 kilometer dan kedalaman 1,4 kilometer. Letusan Tambora pada tahun 1815 juga mengubah banyak struktur alam di sekitarnya, termasuk pembentukan sungai-sungai indah dari aliran lava yang membeku. Salah satunya adalah Sungai Sori Oi Marai di Desa Kawinda To'i yang terkenal dengan sejumlah air terjunnya yang cantik.

Total, terdapat tujuh air terjun di sungai ini, tetapi yang paling sering dikunjungi adalah Air Terjun Bidadari, atau Oi Marai Bidadari.

Tersembunyi di dalam hutan lebat, di antara pepohonan yang rimbun, Air Terjun Bidadari dengan ketinggian sekitar 25 meter ini siap memukau setiap pengunjung yang datang.

Akses menuju air terjun ini tergolong sedang dengan waktu trekking sekitar  20 menit perjalanan dari gerbang pendakian Tambora dengan menyusuri sungai dan hutan belantara. (05/09/2023)

Namun, tantangan ini tidak mengurangi semangat penduduk Bima dan sekitarnya untuk menikmati keindahan air terjun di kaki Gunung Tambora ini. Bahkan, banyak penduduk yang membawa anak-anak mereka untuk ikut merasakan kesegaran air terjun ini.

Untungnya, di lokasi telah tersedia  fasilitas seperti toilet dan lapak dagang. Namun, pastikan untuk menanyakan kepada penduduk setempat apakah lapak dagang tersebut beroperasi atau tidak. Jika iya, sangat disarankan untuk tidak membawa makanan dan minuman sendiri.

Mari kita hargai para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat. Utamakan untuk selalu membeli produk makanan dan minuman yang dihasilkan oleh masyarakat sekitar.

Kurangi pembelian produk instan agar kebersihan tempat wisata tetap terjaga, bebas dari sampah plastik, dan dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar.

Buat kalian yang suka berpetualang, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi air Tmterjun cantik ini di Desa Kawinda To'i, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima.

Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Sumber: BPPD NTB