Dinas Kesehatan KSB Lakukan Tracing TBC di Desa Moteng, Perkuat Penemuan Kasus dan Pencegahan Penularan
Sumbawa Barat - Reportase7.com
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat melalui Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) melaksanakan kegiatan penelusuran kontak (tracing) Tuberkulosis (TBC) di Lapangan Desa Moteng, Kecamatan Brang Rea. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat penemuan kasus, mengidentifikasi masyarakat yang berisiko tertular, serta memperkuat pencegahan dan pengendalian TBC di Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.M.R.S., M.Q.M., yang sekaligus membuka kegiatan, didampingi Kepala Bidang P3KL beserta jajaran. Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Brang Rea, Kepala Desa Moteng, Babinsa, Bhabinkamtibmas, AGR, peserta yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC, masyarakat kelompok berisiko, serta unsur lintas sektor lainnya.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan menekankan pentingnya penemuan kasus TBC secara aktif melalui penelusuran kontak dan pemeriksaan terhadap masyarakat yang memiliki faktor risiko.
Menurutnya, upaya pengendalian TBC tidak dapat dilakukan oleh sektor kesehatan semata, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah desa, aparat kewilayahan, kader, serta partisipasi masyarakat agar penemuan kasus dapat dilakukan lebih cepat dan penularan dapat dicegah.
Kepala Dinas juga mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri maupun menyampaikan informasi apabila memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC. Masyarakat diharapkan tidak memberikan stigma atau diskriminasi kepada pasien, karena dukungan lingkungan dan kepatuhan menjalani pengobatan merupakan bagian penting dalam keberhasilan penanggulangan TBC.
Selain penelusuran kontak TBC, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini penyakit. Masyarakat yang memiliki riwayat kontak dengan pasien TBC maupun yang termasuk kelompok berisiko didorong untuk menjalani skrining dan pemeriksaan lanjutan sesuai indikasi.
Bagi peserta yang memenuhi kriteria, tindak lanjut dapat mencakup pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku, sebagai upaya mengurangi risiko berkembangnya infeksi menjadi penyakit TBC aktif.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan bersama UPTD Puskesmas Brang Rea dan pemerintah desa memperkuat koordinasi dalam menjangkau kontak erat serta kelompok masyarakat yang berisiko. Penelusuran kontak diharapkan membantu mengidentifikasi individu yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, sehingga dapat segera memperoleh pelayanan dan tindak lanjut sesuai standar kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan TBC dengan mengenali gejala, melakukan pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang mengarah pada TBC atau memiliki riwayat kontak dengan pasien, serta mendukung pasien agar menjalani pengobatan sampai tuntas.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat, upaya mewujudkan Kabupaten Sumbawa Barat yang lebih sehat dan bebas TBC diharapkan semakin optimal.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01

0 Komentar