Perkuat Mutu Layanan Puskesmas, Dinas Kesehatan KSB Gelar Monev Program Perbaikan Strategis Akreditasi
![]() |
Sumbawa Barat - Reportase7.com
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer di tingkat masyarakat. Langkah nyata ini diwujudkan melalui Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Perbaikan Strategis Akreditasi Puskesmas se-Kabupaten Sumbawa Barat yang digelar pada Kamis 02 Juli 2026
Rapat krusial tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan KSB, dr. Carlof, M.MRS., MQM., dengan didampingi oleh Plh. Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan (PMSDK). Kegiatan ini merupakan bagian integral dari visi besar "KSB MAJU KESEHATAN" dalam memperkuat budaya mutu serta mendongkrak kualitas pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan tingkat pertama.
dr. Carlof menegaskan bahwa monev ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk melihat sejauh mana perbaikan strategis telah diimplementasikan oleh masing-masing Puskesmas.
"Melalui monitoring dan evaluasi ini, seluruh Puskesmas di KSB diharapkan mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, mengimplementasikan hasil evaluasi secara nyata di lapangan, serta terus melahirkan inovasi yang mendukung transformasi layanan kesehatan primer," ujar dr. Carlof.
Lebih lanjut, dr. Carlof menjelaskan bahwa aspek akreditasi Puskesmas ini berkaitan erat dengan optimalisasi program KSB Maju Kesehatan. Program tersebut merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berupa jaminan kesehatan gratis yang terintegrasi di dalam Kartu Sumbawa Barat Maju.
Dikelola langsung oleh Dinas Kesehatan KSB, program ini didesain untuk mempermudah akses layanan kesehatan bagi seluruh warga KSB tanpa terkecuali, mulai dari penanganan di rumah hingga fasilitas kesehatan rujukan.
Untuk memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara optimal, dr. Carlof merincian layanan utama, fasilitas, serta syarat klaim dalam program KSB Maju Kesehatan.
Layanan transportasi medis gratis bagi pasien IGD dan rawat inap dari wilayah KSB menuju RSUD Asy-Syifa’ maupun rumah sakit rujukan di luar daerah.
Dana bantuan tunai sebesar Rp1.500.000 per Kartu Keluarga (KK) bagi perwakilan keluarga yang mendampingi pasien rawat inap di rumah sakit rujukan luar KSB (seperti ke Kota Mataram).
Fasilitas gratis akomodasi ambulans untuk mengantar jenazah pasien dari faskes luar daerah kembali ke rumah duka di wilayah KSB.
Layanan darurat cepat tanggap yang siap menjemput pasien langsung dari rumah warga menuju Puskesmas atau rumah sakit.
Bagi masyarakat yang ingin mencairkan dana bantuan pendamping pasien rawat inap di luar daerah, wajib menyiapkan dokumen persyaratan sebagai berikut:
KTP dan Kartu Keluarga (KK) Sumbawa Barat milik pasien. Surat Rujukan asli atau Surat Keterangan Perawatan dari rumah sakit rujukan. Kartu KSB Maju (jika sudah memiliki). Buku Rekening aktif (jika ada).
Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menyediakan pos layanan khusus bagi warga yang membutuhkan koordinasi dan informasi lebih lanjut. Masyarakat dapat mendatangi RAPI Care di RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat atau menghubungi Call Center/WhatsApp di nomor 0812-2112-0330. Selain itu, pelacakan aduan dan informasi program secara berkala dapat diakses secara online melalui portal resmi Solusi KSB Maju.
Melalui penguatan akreditasi internal Puskesmas dan optimalisasi jaminan program KSB Maju Kesehatan, Dinas Kesehatan KSB optimis kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat Sumbawa Barat akan semakin meningkat secara merata.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca Juga:


Posting Komentar