TfW5GSCoTpOpTSY0BUC9TUC8Gi==
0
    0
      Breaking News

      Kapal Cepat Tambah 14 Trip, Tamu Wisatawan Mancanegara Hotel Montana Tembus 67%

      Kapal Cepat Tambah 14 Trip, Tamu Wisatawan Mancanegara Hotel Montana Tembus 67%

      Lombok Barat -  Reportase7.com

      Sektor pariwisata kawasan Senggigi, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), kian menggeliat seiring meningkatnya aksesibilitas jalur laut dari Pulau Bali. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lombok Barat mencatat lonjakan signifikan pada jumlah kedatangan kapal cepat (fastboat) di Pelabuhan Senggigi, yang kini melayani hingga 14 kali perjalanan (trip) setiap harinya.

      Kepala Dinas Perhubungan Lombok Barat, M. Hendrayadi, melalui Kepala Bidang Pelayaran, Erwin Rahmad, mengungkapkan bahwa peningkatan trip dari 6 menjadi 14 perjalanan ini merupakan bentuk kesiapan infrastruktur dan pelayanan pelabuhan dalam merespons tingginya kunjungan wisatawan asing pada momen high season.

      "Secara kesiapan pelayanan, kami di UPT Pelabuhan Senggigi sudah sangat siap dan berbasis digitalisasi. Petugas UPT tetap standby melayani operasional kapal setiap hari, termasuk Sabtu dan Minggu, karena lalu lintas kapal cepat ini tidak ada liburnya," ujar Erwin Rahmad, Jumat 04 September 2026.

      Untuk menjaga kelancaran lalu lintas laut, jadwal kedatangan antar-kapal telah diatur secara presisi dengan jeda waktu (space) 15 menit. Dermaga Senggigi juga mampu menampung dua kapal cepat sekaligus di sisi utara dan selatan secara bersamaan.

      Erwin menambahkan, penataan infrastruktur dermaga dan gedung kantor UPT terus berjalan guna memberikan kenyamanan ekstra bagi wisatawan. Pihaknya juga berkoordinasi intensif dengan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Pemenang selaku Syahbandar yang berwenang mengatur izin kelaikan dan jadwal pelayaran, serta melibatkan Balai Karantina Kesehatan, Polairud, dan Dinas Pariwisata.

      Lompatan aktivitas di Pelabuhan Senggigi ini berdampak langsung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lombok Barat. Dari target awal sebesar Rp700 juta, realisasi penerimaan dari Pelabuhan Senggigi telah melampaui angka Rp1 miliar.

      Dampak positif dari penambahan trip kapal cepat ini dirasakan langsung oleh industri perhotelan di kawasan Senggigi. General Manager Hotel Montana Senggigi, Yayan Mulyana, mengapresiasi terobosan armada laut ini karena memberikan fleksibilitas jadwal bagi para pelancong.

      "Pilihan jam keberangkatan kapal cepat dari Bali menuju Pelabuhan Senggigi kini semakin fleksibel. Banyak tamu kami yang memanfaatkan akses ini, baik yang datang langsung dari Bali maupun yang transit di Senggigi sebelum melanjutkan perjalanan," kata Yayan.

      Berdasarkan data statistik internal Hotel Montana, tren kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mengalami lonjakan drastis. Jika pada periode sebelumnya proporsi wisman berada di angka 43–48 persen, kini pada pertengahan tahun 2026 angka tersebut melesat hingga 67 persen.
      Menjelang gelaran event internasional seperti MotoGP, pihak hotel memproyeksikan peningkatan pemesanan kamar (booking) secara daring (OTA) mencapai 30 persen, yang didominasi oleh perpaduan wisatawan mancanegara dan domestik.

      "Penambahan moda transportasi laut ini adalah langkah sangat bagus. Ketika Bali mulai padat, wisatawan bergeser ke Lombok karena aksesibilitasnya semakin mudah. Harapan kami, fasilitas di Pelabuhan Senggigi dapat terus dikembangkan, khususnya integrasi moda transportasi menuju area perhotelan agar kenyamanan wisatawan makin terjaga," pungkas Yayan.

      Pewarta: Aziz
      Editor: R7 - 01

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post
      Ads
      Ads
      Ads

      Info

      Info
      • Jl. TGH Faisal No. 102 Turida, Mataram, NTB
      • +62 823 4177 7795
      • reportase7.com