Realisasi APBD 2025 Sumbawa Barat Capai Angka 91,88%
Redaksi
Font size:
12px
Sumbawa Barat – Reportase7.com
Pelaksanaan upacara syukur ke-I tahun 2026 berlangsung khidmat pada Selasa, 20 Januari 2026 di Halaman depan Gedung Graha Fitrah. Sebelum pelaksanaan upacara berlangsung, Bupati menyerahkan Santunan Jaminan Kematian peserta Asuransi Nelayan dan Penyerahan dua unit TRC Ambulance untuk Puskesmas Poto Tano dan Puskesmas Tongo.
Selanjutnya dalam kesempatan menyampaikan amanat upacara, Bupati H.Amar Nurmansyah menekankan bahwa Upacara Syukur, yang telah menjadi rutinitas bulanan, merupakan momentum krusial untuk berkumpul, mengevaluasi diri, serta memperkuat tekad dan komitmen dalam menjalankan amanah pembangunan daerah.
“Mengawali tahun 2026 ini, marilah kita jadikan sebagai titik tolak untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih ikhlas demi kemajuan Kabupaten Sumbawa Barat yang kita cintai ini,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, khususnya para Kepala OPD dan ASN, atas dedikasi dan kerja keras selama tahun 2025.
Bupati menyoroti keberhasilan realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 yang mencapai 91,88%, menempatkan Sumbawa Barat dalam kategori terbaik tingkat nasional.
Kinerja pendapatan juga menyentuh angka fantastis 140%, menjadikannya yang terbaik pertama di tingkat nasional hingga akhir tahun lalu. Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat.
Lebih lanjut, sebagai bentuk akuntabilitas dalam penyelenggaraan program kerja, Bupati Amar Nurmansyah meminta kepada para Kepala OPD untuk membangun komunikasi yang baik dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam proses audit terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah Tahun Anggaran 2025.
“Saya berharap kepada seluruh Kepala OPD beserta jajarannya untuk bersikap akomodatif, kooperatif, dan transparan terhadap segala tahapan dan proses yang dilakukan. Mohon disiapkan semua, dirapihkan, dan dicek kembali agar tidak ada yang terlewat, tidak ada yang kurang, dipilah dengan baik sehingga kita bisa menjalani pemeriksaan keuangan ini dengan baik dan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah kita dapatkan secara berturut-turut selama 11 tahun terakhir,” pungkas Bupati, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel.
Pewarta: Red
Editor: R7 - 01
Baca juga:

0Komentar